PERTEMUAN DARING MK MANAJEMEN KEUANGAN INTERNASIONAL, KELAS KONSENTRASI KEUANGAN GABUNGAN A, SENIN 8 JUNI 2020

Carilah referensi dengan tema: CURRENCY SWAPS (Suatu pertukaran debt service obligations dalam satu mata uang yang disetujui dengan jumlah hutang tertentu dalam mata uang lain) based on emperical literature, buatlah resume minimal 200 kata di kolom komentar

NB:
1. KONFIRMASI KEHADIRAN DAHULU (PALING LAMA JAM 1 SIANG)
2. WAKTU TASK, 2 HARI KERJA
3. RESUME TIDAK BOLEH SAMA (PENTING)

89 komentar:

Sinta erma sari mengatakan...

Nama: Sinta erma sari
Nim: 217.01.0031

Kesi Ardila mengatakan...

Nama : Kesi Ardila
Nim : 217.01.0169

Dwi kurniati mengatakan...

Nama : Dwi Kurniati
Nim : 217.01.0051

EDHO VHARENSY mengatakan...

Nama : Edho vharensy
Nim : 217.01.0154

nama : Atikah Oktaviani mengatakan...

Nama : Atikah Oktaviani
nim : 217.01.0160

eprisa mengatakan...

Nama : Eprisa
Nim : 217.01.0088

eliska mengatakan...

Nama : Eliska Putri Dinanti
Nim : 217.01.0050

Ana Paula Maria Pereira mengatakan...

Nama:Ana Paula Maria Pereira
Nim :217.01.0291

Apreza Tri Wulandari mengatakan...

Nama : Apreza Tri Wulandari
Nim : 217.01.0081

rully julianto mengatakan...

Nama : Rully Julianto
Nim : 217.01.0134

Renaldi Tri Wahyu Saputra mengatakan...

Nama : Renaldi Tri Wahyu Saputra
Nim : 217.01.0139

Irfan haru gustira mengatakan...

Nama : Irfan Haru Gustira
Nim : 217.01.0066

Joko Sutrisno mengatakan...

Nama : Joko Sutrisno
NIM : 217.01.0009

Deny mengatakan...

Nama : M Deny Pratama
Nim 217.01.0035

Dea Sari mengatakan...

Nama : Dea sari
Nim : 217.01.0155

Ana Amila Debsi mengatakan...

Nama : Ana Amila Debsi
NIM : 217.01.0036

Dea Sari mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
ELLA RAMAHDANTI mengatakan...

NAMA : ELLA RAMAHDANTI
NIM :217.01.0135

Viona ahma desti pitri mengatakan...

Nama :Viona Ahma Desti Pitri
Nim :217.01.0028

Noberta mengatakan...

Noberta lesmana
217.01.0213

Yulia ningsih mengatakan...

Nama: YULIA NINGSIH nim: 217.01.0114

sulpapitri mengatakan...

Nama:Sulpa Pitri
Nim:217.01.0258

Unknown mengatakan...

Nama : Dahliah
Nim : 217.01.0020

EDO mengatakan...

Nama : elvin neviana
Nim : 217.01.0178

yani utari mengatakan...

Nama : Yani Utari
Nim : 217.01.0142

Fitriya Johan Ningrum mengatakan...

Nama : Fitriya Johan Ningrum
Nim : 217.01.0005

Jesika Wulandari mengatakan...

Jesika Wulandari
217010125

krisda siagian mengatakan...

Nama : krisda Siagian
Nim : 217.01.0078

Cekyuuuu mengatakan...

Nama : Masayu Fatimah
NIM : 217.01.0177

muntamah2512 mengatakan...

Nama : muntamah
Nim : 217.01.0170

M Yoggi Erisaldi mengatakan...

Nama:M Yoggi Erisaldi
Nim:217.01.0218

Andika Sultan mengatakan...

Nama : Andika Sultan
Nim : 217.01.0006

Novitri Hari Utami mengatakan...

Nama : Novitri Hari Utami
NIM : 217.01.0186

Dita lestari putri mengatakan...

Nama: Dita lestari putri
Nim: 217.01.0253

dwi kurniati mengatakan...

Nama : Dwi Kurniati
Nim : 217.01.0051

CURRENCY SWAP

Swap diartikan sebagai suatu kontrak transaksi pembelian atau penjualan valas dengan spot rate yang dikombinasikan dengan pembelian dan penjualan valas yang sama dengan forward rate. Currency swap merupakan suatu kontrak dari kedua pihak yang saling menyerahkan sejumlah valas tertentu terhadap jumlah valas lainnya. Dengan kata lain, currency swap dapat merupakan pertukaran antara sejumlah tertentu dari valas yang berbeda. Ada beberapa tipe dari currency swap berdasarkan kondisi pasar antar bank dan sesuai dengan tujuannya, sebagai berikut :
1. Long Term Forward Contract
2. Staright Currency Swap
3. Back to Back and Parallel Loans
4. Swap of Debt Payment
5. Swaptions

Salah satu tipe diatas yaitu Swap of Debt Payment merupakan tipe currency swap yang dua perusahaan atau dua pihak mengswapkan utang dan pembayaran bunganya satu sama lain dalam valas yang berbeda. Disisi lain kelemahan menggunakan debt swap adalah pengguna debt swap bergantung pada kepentingan negara pemberi utang, negara yang bersedia melakukan debt swap adalah negara yang hanya memiliki sedikit sisa utang dan pembayaran utangnya hampir jatuh tempo, jika utang masih menumpuk maka debt swap tidak dilakukan dan ditolak oleh negara pemberi utang. Setelah debt swap dilakukan maka auditor dari negara pemberi utang datang untuk mengecek penggunaan dana debt swap tersebut apakah sesuai dengan permintaan atau tidak.

Berikut contoh currency swap :
Dalam hasil penelitian yang terdapat di jurnal “ Analisis Pengelolaan Valuta Asing terhadap Profitabilitas PT. Garuda Indonesia ( Persero ) Tbk”, Perkembangan Profitabilitas Khususnya Laba Rugi Selisih Kurs PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Pada tanggal 31 Desember 2014, Perusahaan mencatat rugi selisih kurs sebesar US$7.065.398 atau menurun sebesar US$ 54.994.039 dari tahun sebelumnya rugi selisih kurs sebesar US$47.928.641. Walaupun secara keseluruhan pada tahun 2014 mengalami kerugian selisih kurs, pemanfaatan cross currency swap untuk melindungi pembayaran kewajiban hutang kontraktual (sindikasi bank dan obligasi) perusahaan memperoleh laba selisih kurs sebesar USD 29.770 . Karena secara keuangan, transaksi lindung nilai hanya ditujukan untuk melindungi pembayaran bunga pinjaman obligasi dan kredit investasi, maka perusahaan masih berpotensi untuk menanggung laba atau rugi atas perubahaan kurs valuta operasionalnya lainnya terhadap US Dollar.

Referensi :
1. Modul Keuangan Internasional - Budi Lesmana
2. Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi “ Analisis Pengelolaan Valuta Asing terhadap Profitabilitas PT. Garuda Indonesia ( Persero ) Tbk”, Vol 1 No. 2 Tahun 2015, Hal 77-84 , ( Akhsanul Haq dan Andir Muniroh )

eliska mengatakan...

Nama : Eliska Putri Dinanti
Nim : 217.01.0050
Curency swap atau yang dikenal kontrak swap pada dasarnya merupakan suatu kontrak dimana salah satu pihak meminjam dalam satu jenis mata uang dari pihak lainnya dan secara berkala memberi pinjaman dalam nilai yang sama dengan spot rate yang berlaku pada saat itu untuk mata uang yang lainnya,Currency swap berguna bagi organisasi yang menggunakan hutang jangka panjang dengan valuta asing untuk membiayai capital expenditures, Dengan kata lain, currency swap merupakan pertukaran antara sejumlah tertentu dari valas yang berbeda, Nilai tukar valuta asing selalu berubah atau fluktuatif sehingga mengandung ketidakpastian atau risiko bagi pemegang valuta asing. Salah satu cara untuk mengatasi risiko akibat fluktuasi nilai tukar valuta asing ialah dengan menggunakan derivatif. Kontrak currency swap dapat dikatakan sebagai pinjaman yang dikombinasikan dengan investasi. Maka dari itu currency swap dapat ditemui pada perusahaan yang menggunakan fasilitas kredit asing dan selama kontrak berjalan setiap pihak yang berada di dalam kontrak harus membayar secara periodik dengan mata uang yang diinginkan dan menerima pembayaran secara periodik dengan jenis mata uang lainnya. Pada akhirnya, saat kontrak swap mengalami jatuh tempo, ada pertukaran kembali ke mata uang sebenarnya. Di currency swap tentunya memiliki tujuan yaitu 1. Long Term Forward Contract Tipe ini tidak berbeda dengan forex forward market yang biasa dilakukan pada interbank market
2. Staright Currency Swap Adalah semacam currency swap dalam bentuk pertukaran dua valas pada current rate dengan persetujuan bahwa akan dipertukarkan kembali dengan exchange rate yang sama dan pada tanggal tertentu diwaktu yang akan dating .
3. Back to Back and Parallel Loans Currency swap ini biasanya dilakukan oleh dua perusahaan dari 2 negara yang masing-masing mempunyai subsidiary dikedua negara tersebut.
4. Swap of Debt Payment Merupakan tipe currency swap yang dua perusahaan atau dua pihak meng-swap-kan utang dan pembayaran bunganya satu sama lain dalam valas yang berbeda.
5. Swaptions Bentuk lain dari currency swap adalah kombinasi antara option dengan swap yang dikenal sebagai swaptions contract, yaitu suatu kontrak yang memberikan hak merealisasikan (enter) atau membantalkan (exit) suatu swap dengan syarat dan kondisi tertentu.
Alasan currency swaps digunakan sebagai pembanding yaitu karena currency swap banyak digunakan oleh perusahaan-perushaan yang berkepentingan melakukan hedging. Selain itu beberapa kelebihan dari currency swaps antara lain tidak perlu transfer pada awal transaksi,tidak ada biaya premi yang di bayar dimuka serta kontrak dapat di buat berdasarkan kebutuhan pihak-pihak yang berkepentingan.Didalam currentcy swaps terjadi pertukaran dua arus kas yang berbeda menggunakan dua mata uang yang berbeda atau terjadi dua pokok pinjaman secara konkret, di dalam currency swaps terdapat 3 tahapan yaitu pertukaran awal dari jumlah pokok,pembayaran bunga, dan pembayaran kembali jumlah pokoknya.
Referensi :
1. Dictio –yang dimaksud dengan currency swaps
2. Jurnal manajemen ,strategi bisnis, dan kewiraushaan “ analisis perbandingan heidging antara fordward contact dengan current swap untuk meminmasi risiko foreign exchage.

Andika Sultan mengatakan...

Referensi :
JURNAL ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN
PENGGUNAAN CURRENCY SWAP SEBAGAI
ALAT LINDUNG NILAI: (Studi Kasus Pada
Bank yang Tedaftar di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2009-2014)


Berkembangnya perekonomian, bank sebagai lembaga intermediasi harus siap memfasilitasi setiap transaksi yang tidak hanya dengan satu jenis mata uang tetapi juga menggunakan
valuta asing. Transaksi-transaksi dalam valuta asing ini akan muncul pada laporan keuangan, seperti tagihan maupun kewajiban dalam valuta asing. Namun, penggunaan valuta asing dalam transaksi memiliki risiko tersendiri yang harus diatasi oleh suatu bank.Ketika bank menggunakan valuta asing dalam melakukan transaksi, bank akan terekspos risiko nilai tukar. Risiko nilai tukar merupakan risiko yang disebabkan oleh perubahan atau fluktuasi nilai tukar suatu mata uang terhadap mata uang lainnya. Fluktuasi nilai tukar terjadi karena nilai tukar melakukan penyesuaian terhadap ketidakseimbangan yang terjadi di pasar. Ketika nilai tukar melemah dibandingkan mata uang asing bank akan mengalami keuntungan karena aset dalam valuta asing akan meningkat nilainya, sedangkan di sisi lain bank akan mendapat kerugian karena kewajiban dalam valuta asing akan lebih tinggi nilainya. Sebaliknya, ketika nilai tukar Rupiah menguat, bank akan mengalami kerugian karena aset dalam valuta asing yang dimiliki akan menurun nilainya serta mengalami keuntungan karena bank memiliki nilai kewajiban dalam valuta asing yang lebih sedikit.nilai tukar Rupiah terhadap USD lebih sering mengalami pelemahan atau devaluasi. Agar bank tidak mengalami terlalu banyak kerugian akibat
devaluasi mata uang Rupiah, bank perlu menyiapkan skenario mitigasi untuk menanggulangi risiko nilai tukar atau hedging nilai tukar.Dengan menerapkan kontrak currency swap yang merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan oleh bank untuk melakukan lindung nilai, Currency Swap merupakan suatu kontrak dimana salah satu pihak meminjam dalam satu jenis mata uang dari pihak lainnya dan secara berkala memberi pinjaman dalam nilai yang sama dengan spot rate yang berlaku pada saat itu untuk mata uang yang lainnya Kontrak currency swap dapat dikatakan sebagai pinjaman yang dikombinasikan dengan investasi. Maka dari itu currency swap dapat ditemui pada perusahaan yang menggunakan fasilitas kredit asing,Currency swap berguna bagi bank dan organisasi yang menggunakan hutang jangka panjang dengan valuta asing untuk membiayai capital expenditures Pertukaran dilakuakan diawal dibentuknya currency swap. Selama kontrak swap berjalan, tiap pihak yang terlibat dalam kontrak swap saling melakukan pembayaran secara periodik dengan mata uang yang diinginkan dan menerima pembayaran secara periodik dengan jenis mata uang lainnya. Pada akhirnya, saat kontrak swap mengalami jatuh tempo, ada pertukaran kembali ke mata uang,Currency swap dapat ditutup dengan menetapkan net present value atas sisa pembayaran antara kedua pihak Kontrak swap yang ada dapat digabungkan dengan kontrak swap yang baru atau diperpanjang, sementara biaya yang dikeluarkan gunanya untuk menutup kontrak swap dimasukkan ke dalam perjanjian yang baru,jadi kesimpulannya keputusan penggunaan currency swap sebagai alat lindung nilai sangat berpengaruh signifikan pada bank.

Fitriya Johan Ningrum mengatakan...

Nama : Fitriya Johan Ningrum
Nim : 217.01.0005

Pentingnya Transaksi Swap dalam Evolusi Pasar Mata Uang Polandia dan Pasar Derivatif Suku Bunga OTC

Transakasi swap telah menjadi sorotan dalam beberapa dekade. Transasksi swap ini menjadi instrumen keuangan yang relatif baru yang telah memasuki pasar keuangan. Dalam literatur Polandia, swap adalah perjanjian antara dua pihak untuk bertukar satu seri arus kas masa depan untuk orang lain, serta dimediasi oleh lembaga keuangan yang disebut dealer swap. Penggunaan kontrak swap yang bervariasi dimungkinkan karena banyaknya variasi serta ketersediaan di pasar OTC. Dalam operasi bisnis, kontrak swap ini diperlakukan sebagai alat untuk mendukung yang tepat dalam pengelolaan aset dan liabilitas. Lalu dalam periode globalisasi pasar keuangan, kontrak swap memungkinkan optimalisasi penggunaan modal dalam hal kuantitas, biaya dan mempengaruhi diversivikasi kas.

Transaksi swap termasuk dalam kelompok aset yang lebih luas yang biasa disebut derivatif. Kondisi yang mendukung pengembangan pasar derivatif terjadi ketika biaya instrumen yang menunjukkan fluktuasi sehingga akan menyebabkan perubahan harga. Bagian penting dari pengembangan pasar derivatif adalah perubahan yang terjadi dalam transaksi swap. Banyak perusahaan melihat kontrak swap sebagai peluang untuk mengelola risiko keuangan secara aktif. Pengguna kontrak swap di pasar mata uang Polandia adalah bank, perusahaan pialang, dan pengusaha, ini disebabkan karena instrumen yang paling liquid di pasar mata uang Polandia adalah currency swap.

Instrumen swap berkontribusi pada pengembangan pasar mata uang Polandia dan pasar derivatif OTC, karena keragaman penggunaan dan fleksibilitas swap yaitu dihargai oleh pelaku pasar berikutnya. Motivasi yang mendukung penggunaan transaksi swap oleh pebisnis Polandia yaitu keinginan untuk mendapatkan keuntungan kompetitif atau kebutuhan komersial, serta meminimalisir paparan risiko baik dalam mata uang maupun tingkat bunga. Dalam kasus pasar mata uang rata-rata persentase pertukaran mata uang sekitar 64,64%. Meskipun memiliki pangsa pasar yang signifikan di pasar swap mata uang, namun tidak menunjukkan trend naik melainkan nilainya selalu bervariasi. Lalu dalam kasus pasar suku bunga OTC persentase transasksi IRS adalah 40,55% dan nilainya selalu tidak stabil. Oleh karena itu tidak dapat dikonfirmasi secara pasti bahwa swap adalah instrumen yang paling sering digunakan dari pasar mata uang Polandia dan pasar derivatif suku bunga OTC, ini dikarenakan meskipun di pasar mata uang namun bagian utama dalam transaksi dicapai melalui swap mata uang dalam hal bunga OTC tingkat pasar, transaksi swap tingkat bunga (IRS) tidak lagi mencatat pangsa terbesar. Sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa penelitian ini hanya untuk menunjukkan tipe swap tertentu yang dapat dikenali oleh investor dan instrumen yang relatif sering digunakan di pasar keuangan dan seberapa pentingnya transaksi swap tergantung dari sudut pandang investor memandang tipe swap dan instrumennya.

Referensi :

International Entrepreneurship Review 2019, Vol. 5, No. 4 "Pentingnya Transaksi Swap dalam Evolusi Pasar Mata Uang Polandia dan Pasar Derivatif Suku Bunga OTC" (Robert W. Wlodarczyk, Magdalena Sikorska)

eprisa mengatakan...

Nama : Eprisa
Nim : 217.01.0088
Judul : Analisis perbandingan Hedging, Swaps Contract dengan Forward Contart untuk meminimalisasi kerugian selisih kurs valas atas hasil penjualan ekspor
Yang mana kita ketahui bahwa dalam suatu perusahaan yang melakukan transaksi lintas Negara terutama ekspor-impor pada umumnya akan dihadapkan pada risiko perubahan kurs mata uang asing, atau memiliki ekspor mata uang asing. Risiko perubahan kurs yang terjadi mempunyai dampak potensial pada tingkat profitabilitas, arus kas bersih dan nilai pasar perusahaan.perusahaan yang melakukan transaksi lintas Negara ini dipastikan menggunakan mata uang asing sebagai instrument derivative dalam pembayaran maupun penerimaan. Ada banyak cara untuk mengantisipasi naik turunnya nilai tukar rupiah terhadap hand currencies terutama US Dollar. Salah satunya dengan menggunakan instrument keuangan derivative, instrument keuangan derivative dapat mengantisipasi kerugian akibat fluktuasi nilai tukar mata uang dan memudahkan perhitungan biaya produksi serta membuat proyeksi arus kas secara akurat. Swaps contract merupkan suatu kesepakatan saling mempertukarkan arus kas selama jangka waktu tertentu. Kontrak ini juga tersedia dlam jangka waktu menengah dan jangka panjang. Pada swaps contract mengandung risiko kredit namun tidak diperlukan transfer uang tunai pada awal perjanjian. Untuk kebutuhan lindung nilai juga tersedia kontrak-kontrak yang tailor made. Forward contract merupakan salah satu alternative yang dapat digunakan perusahaan untuk mengurangi kerugian akibat fluktuasi kurs valas, karena kontrak ini dibuat berdasakan kesepakatan keduah belah pihak dalam menentukan kurs forward yang dipakai pada saat pembayaran berlangsung di masa mendatang. . Lindung nilai (Hedging) adalah teknik manajemen risiko dengan menggunakan derivative atau instrument hedging lainnya untuk mengkompensasi (offset) perubahan nilai wajar atau perubahan arus kas terkait asset, kewajiban, dan transaksi-transaksi di masa depan. Fluktuatifnya nilai rupiah menimbulkan pertanyaan tentang instrument apa yang paling tepat digunakan dunia usaha dan unit pelaku ekonomi lain sebagai sarana lindung nilai terhadap fluktuasi. Pengaruh hedge accounting adalah keuntungan atau kerugian atas instrument hedgingdan item-item yang di lindunginnya diakui dalam periode yang sama keuntungan dan kerugian ditandingkan dalam periode yang sama. Namun hal lainnya derivative dapat dikelompokkan menjadi 2 bagian yang mana ada derivative komoditas yang merupakan kontrak derivative yang terjadi pada barang-barang komoditi, seperti produk hasil pertanian, perkebunan, perikanan dan hasil tambang, sedangkan selain itu ada derivative keuangan yang merupakan kontrak derivative yang terjadi pada instrumen keuangan seperti mata uang, saham, indeks gabungan, tingkat jangka pendek, surat pembedaharaan Negara dan obligasi. Menurut Widiastuti (2012) swap adalah transaksi pertukaran dua valas melalui pembelian atau penjualan tunai (spot) dengan pembelian atau penjualan berjangka yang dilakukan secara berkelanjutan dengan bank yang sama pada tingkat premi atau diskon serta kurs yang dibuat dan disepakati pada tanggal transaksi yang dilakukan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan kepastian kurs (kurs bersifat tetap selama kontrak), sehingga dapat menghindari kerugian dari selisih kurs mata uang asing. Penggunaan transaksi swap sebenarnya dimaksudkan untuk menjaga kemungkinan timbulnya kerugian yang disebabkan oleh perubahan kurs suatu mata uang. Transaksi forward adalah suatu transaksi pembelian dan penjualan mata uang atau valuta asing dengan kurs forward yang ditetapkan saat transaksi dilakukan. Kurs forward berlaku untuk waktu yang akan datang (future period) antara 2 x 24 jam sampai dengan satu tahun. Artinya penyerahan dana atau mata uang dilakukan di masa yang akan datang. Kurs forward ditentukan atau dihitung berdasarkan kurs spot yang berlaku satu tahun.

eprisa mengatakan...

#LANJUTAN EPRISA
Dalam menghitung nilai pendapatan berdasarkan teknik currency swap terdapat beberapa indicator yang mempengaruhi yaitu jangka waktu kontrak,kurs spot (sopt exchange rate), tingkat bunga dalam negeri (home interest rate), dan tingkat bunga luar negeri (foreign interest rate). Untuk currency swap terjadi pertukaran dua arus kas yang berbeda menggunakan dua mata uang yang berbeda atau terjadi dua pokok pinjaman secara konkret. Selain itu pihak-pihak yang terlibat juga harus membayar bunga berdasarkan bunga pada masing-masing mata uang selama swap berlangsung. Dalam swap langkah yang harus diambil dalam perhitungan nya yakni menggunakan penentuan spot rate (kurs, depresiasi, tenor atau jangka waktu), penentuan beban premi (besar premi (%), tenor, jumlah kewajiban pinjaman pokok dan bunga), penentuan pengambilan pinjaman dengan premi, menentukan pokok pinjaman bunga + premi swap, penentuan pengembalian pinjaman seandainya tidak menggunakan swap, dan analisis selisih dengan swap dan tanpa swap. Periode porward yang paling umum adalah 30, 60, 90, 180, 360 hari, walaupaun periode-periode yang lain juga tersedia. Kurs porward dari suatu valuta biasanya akan bervariasi menurut panjangnya periode forward. Teknik hedging dengan menggunakan kontrak forward ini banyak digunakan oleh perusahaan besar atau perusahaan multinasional (MNC) untuk melindungi hutang dan piutang yang relative besar dari kemungkinan terjadinya risiko sebagai akibat adanya selisih kurs yang terjadi.

M Yoggi Erisaldi mengatakan...


Nama :M Yoggi Erisaldi
Nim:217.01.0218

currency swaps merupakan salah satu jenis kontrak Swaps yang juga populer. Dalam bentuk yang paling simple, currency swaps adalah kontrak antara 2 pihak yang melibatkan pertukaran dana dalam mata uang A beserta bunganya dari pihak I dan dana dalam mata uang B beserta bunganya dari pihak II. Bila dalam interest rates swaps tidak terjadi perpindahan dana nominal (Rp 2 triliun dalam contoh tsb), dalam currency swap terjadi perpindahan dana nominal di awal dan di akhir kontrak. Contoh: Misalnya, pada tanggal 10 Juni 2006 Indosat memasuki kontrak fixed-for-fixed currency swap dengan Bank A di mana:

Di awal kontrak (10 Juni 2006), Indosat akan membayar ke Bank A sebesar USD 150 juta. Bank A akan membayar ke Indosat sebesar Rp 1,25 triliun. Setiap tanggal 10 Juni mulai tahun 2008 sampai tahun 2017, Indosat akan membayar 10% bunga (fixed) x Rp 1,25 triliun dalam mata uang rupiah kepada Bank A. Sebaliknya, Bank A akan membayar 5% bunga (fixed) x USD 150 juta dalam mata uang US dollar kepada Indosat. Di akhir kontrak, tanggal 10 Juni 2017, Indosat akan menerima USD 150 juta dari Bank A dan Bank A akan menerima Rp 1,25 triliun dari Indosat.

Berikut adalah aliran dana kalau dilihat dari sisi Indosat selama kontrak berlangsung: Nominal Rp Nominal USD Cross Currency SwapTanggal Dana Nominal (Milyar Rp) Bunga (Milyar Rupiah) Dana Nominal (juta dollar) Bunga (juta dollar)

Rp1250 Milyar $150 Juta

Bunga (Rp) Bunga (USD)

10.00% 5.00%

10 Juni 2007 10 Juni 2008 10 Juni 2009 10 Juni 2010 10 Juni 2011 10 Juni 2012

Rp1250 -Rp125 -Rp125 -Rp125 -Rp125 -Rp125

-$150 $8 $8 $8 $8 $8

10 Juni 2013 10 Juni 2014 10 Juni 2015 10 Juni 2016 10 Juni 2017

-Rp1250

-Rp125 -Rp125 -Rp125 -Rp125 -Rp125

$150

$8 $8 $8 $8 $8

Bagaimana cara menggunakan Cross Currency Swap? Indosat bisa menggunakan Cross Currency Swap untuk mengubah surat utang yang telah dikeluarkannya dari mata uang US dollar ke dalam mata uang rupiah. Mengapa Indosat ingin melakukan itu? Karena pendapatan dari bisnis Indosat adalah dalam bentuk rupiah! Orang-orang Indonesia yang memakai servis telekomunikasi Indosat membayar pulsanya dengan rupiah bukan dollar. Di sisi lain, Indosat sudah terlanjur mengeluarkan surat utang (obligasi) dalam bentuk US dollar. Jadi, setiap tahunnya, Indosat harus membayar bunga obligasi dalam bentuk dollar. Di masa jatuh tempo obligasi tersebut, Indosat juga harus membayar lunas dana nominal dari obligasi tersebut. Bagaimana kalau tiba-tiba rupiah jatuh seperti tahun 1997? Indosat tetap harus membayar obligasi dalam bentuk dollar. Kalau dihitung dalam rupiah yang jatuh, maka utangnya akan membengkak. Di lain pihak pendapatannya dalam rupiah tidak ikut membengkak. Bila digabungkan dengan currency swaps, maka obligasi Indosat seolah-olah dikeluarkan dalam rupiah! Contoh: Indosat telah mengeluarkan surat utang dalam bentuk US dollar sebesar nilai nominal USD 150 juta dan dengan bunga (kupon) sebesar 5% pertahun yang akan dibayar setiap 10 Juni sampai tahun 2017. Karena menyadari resiko valuta asing-nya, Indosat memasuki cross currency swap dengan Bank A seperti di atas dengan nilai nominal yang sama (fully hedged). Bagaimana cash flows dari obligasi + cross currency swap ini? Obligasi USDTanggal Dana Nominal (Milyar Rp) Bunga (Milyar Rupiah) Dana Nominal (juta dollar) Bunga (juta dollar)

Bisa dilihat dengan jelas bahwa obligasi USD Indosat telah secara efektif diubah menjadi obligasi dalam rupiah.


Referensi :

Dokumen Cross Currency Swaps

Joko Sutrisno mengatakan...

Nama : Joko Sutrisno
NIM : 217.01.0009

SWAP adalah suatu persetujuan dimana dua partisan sepakat untuk membayar kewajiban atau menerima pendapatan dalam periode tertentu. Diklasifikasikan berdasarkan karakteristik pembayarannya, umumnya menawarkan dua layanan produk, yaitu :
1. Interest Rate Swap adalah pertukaran antara dua partisan melakukan transaksi. Membayar kewajiban atau menerima pendapatan dalam satu kurs mata uang yang sama (biasanya berdasarkan tingkat suku bunga). Misalnya: Salah satu partisan akan memberikan kewajibannya dengan ‘fixed rate’- bunga tetap dan partisan lain akan dibebankan dengan ‘floating rate’ bunga mengambang. Salah satu partisan bisa membayar kewajiban berdasarkan tingkat bunga tahunan dan partisan lain berdasarkan kesepakatan. Perubahan suku bunga fixed-tetap ke floating-mengambang tentu harus memperhatikan benefit dari partisipan. Misalnya: Pembayaran coupon Eurobond sebesar 12,25% pertahun (dalam mata uang US$) untuk jangka waktu maturity empat tahun lagi. Harga pasar saat ini 105% dari harga buku dengan ekspektasi pendapatan 10,65%. Tingkat bunga SWAP tersedia, 10,25% pertahun (annual bond basis). Beberapa alternatif pemecahan untuk menyelesaikan kasus ‘fixed to floating’. Alternatif pertama: Investor membeli obligasi (bond) dengan nilai 105. Bilamana obligasi tersebut ditahan empat tahun sampai jangka waktu maturity, investor akan memperoleh pembayaran 100% dari face value. Dengan demikian ada reduksi pada nilai modal selama empat tahun, dan reduksi tersebut akan dikompensasi oleh tingkat bunga yang tinggi dari obligasi. Investor melakukan kontrak ‘Interest Swap’ dengan bank.
2. Currency Swap, adalah pertukaran transaksi antara dua partisan dimana yang bersangkutan melakukan pembayaran/penerimaan dengan menggunakan dua jenis kurs mata uang yang berbeda secara simultan. Standar pasar berlaku sesuai tingkat suku bunga tetap (fixed rate) untuk jangka waktu tertentu. Dan tingkat bunga ‘floating rate’ diperhitungkan sekali enam bulan dalam US dollar. Transaksi Interest Rate Swap pertama diterbitkan oleh Deutch Bank pada bulan Agustus 1982 dalam mata uang Eurobond sebesar US$ 300 juta untuk jangka waktu 7 tahun dengan tingkat bunga fixed rate-bunga tetap. Hasil penerimaan dari Obligasi ini di swapkan terhadap pengembalian mata uang dollar dengan ‘floating rate’-bunga mengambang dibawah suku bunga LIBOR (LONDON INTER-BANK OFFERED RATE). Parnership Deutch Bank pada waktu itu ialah group bank-bank Eropa tetapi tidak mempunyai akses terhadap pasar obligasi yang menawarkan fixed rate dalam US dollar. Pada akhir tahun 1982 volume transaksi SWAP semakin berkembang dan Bank-bank pun mulai aktif melakukan transaksi sebagai intermidiary untuk memperlancar transaksi antar partisipan. Akhir tahun 1982 volume transaksi interest rate swap sudah diperdagangkan hampir sebesar US$ 3 trilliun. Ada dua jenis utama interest rate SWAP, yaitu Coupon SWAPS, dimana suatu pihak membayar bunga pada tingkat tetap (fixed rate) pada suatu perdagangan sebagai suatu spread terhadap suatu obligasi, sementara pihak lain membayar bunga pada tingkat mengambang (floating rate) yang disesuaikan secara periodik sepanjang usia perjanjian. Basic SWAP, yaitu dua pihak saling menukar pembayaran bunga mengambang berdasarkan tingkat referensi yang berbeda. Tujuan mengapa dunia usaha melakukan transaksi SWAP, antara lain: Current Exposure Management (Manajemen Eksposur Saat Ini), Lower Cost Of Funds, Access To A Restricted Market (Biaya Dana Yang Lebih Rendah, Akses Ke Pasar Terbatas), dan To Alter Currency Of Investment Income (Untuk Mengubah Mata Uang Dari Pendapatan Investasi).

Referensi :
Jurnal Menyiasati Pengelolaan Transaksi SWAP Dalam Perdagangan Global oleh Ferdinand Butarbutar

Viona ahma desti pitri mengatakan...

Nama :Viona Ahma Desti Pitri
Nim :217.01.0028

Pengertian umum swap adalah perjanjian (kesepakatan) secara legal antara dua pihak yang masing-masing pihak akan saling membayarkan sejumlah uang kepada pihak lain tetapi tergantung kondisi ekonomi yang terjadi di masa yang akan datang. Melihat utang Indonesia kepada negara asing dan banyaknya perusakan hutan, “a debt-for-nature swaps” terlihat sebagai solusi yang jelas untuk mengatasi masalah tersebut. Rencananya adalah, sebagian utang Indoensia dibeli oleh pihak ketiga dengan diskon khusus. Utang Indonesia kepada negara asing itu kemudian dibatalkan. Sebagai gantinya, negara berjanji untuk melindungi beberapa ribu hektar hutan yang ada. Penelitian ini terfokus pada diskusi kemungkinan pemerintah Republik Indonesia untuk mengurangi utang luar negerinya dengan “a debt-for-nature swaps”.
Debt Swap tak efektif.” Pengurangan utang melalui mekanisme debt swap dinilai belum cukup efektif mengurangi beban utang luar negeri. Deputi Direktur Internasional NGO Forum on Indonesian Development (Infid), Dian Kartika Sari, mengatakan dalam sejarah utang dunia, besar utang yang dikonversi dalam debt swap (sebagian utang yang dialihkan sesuai kesepakatan kreditor dan debitor, biasanya untuk pembangunan fasilitas sosial Negara bersangkutan) hanya 10% dari total pokok utang dan bunga yang harus dipikul debitor. “Debt swap itu terlalu sedikit dan terlalu minim. Sedapat mungkin pemerintah harus mengusahakan mekanisme debt cancellation (pembatalan utang) atau debt cut (pemotongan utang)”,
Faktor motivasi yang melatarbelakangi pembentukan pasar swap adalah bahwa dua pihak atau dua lembaga keuangan akan sama-sama mendapatkan keuntungan karena salah satu pihak memiliki kelebihan/keunggulan relatif dalam mendapatkan dana dari dua pasar yang berbeda. Pendorong utama timbulnya pasar swap adalah hasrat untuk mengisolasikan risiko kredit dari risiko ekonomi lainnya, seperti perubahan tingkat suku bunga dan perubahan kurs mata uang asing.
Swap mata uang silang adalah instrumen yang kuat untuk mentransfer aset atau liabilitas dari satu mata uang ke mata uang lainnya. Biaya pasar untuk premi likuiditas ini, spread basis mata uang silang, yang harus diperhitungkan dengan metodologi penilaian. Jurnal ini menjelaskan dan membandingkan dua metode penilaian untuk pertukaran mata uang silang yang didasarkan pada penggunaan dua kurva diskon yang berbeda. Metode pertama sangat populer dalam praktiknya tetapi tidak konsisten dengan metode penilaian swap mata uang tunggal. Metode kedua konsisten untuk semua penilaian swap tetapi mengarah pada nilai mark-to-market untuk pertukaran mata uang tunggal dari pasar, yang bisa sangat berbeda dengan hasil penilaian standar.
Kegiatan investasi di Indonesia berdampak pada kegiatan pasar valas domestik yang dapat mempengaruhi fluktuasi nilai tukar rupiah. Dalam rangka mendukung stabilitas nilai tukar rupiah dan sebagai langkahkehati-hatian dalam menjamin integritas dan stabilitas sistem keuanganperusahaan diperlukan langkah-langkah untuk mengurangi tekanan terhadapnilai tukar rupiah. Fluktuasi nilai tukar rupiah juga dapat menyebabkan ketidakpastian dalam kegiatan investasi, sehingga lindung nilai merupakan kebutuhan bagi kegiatan investasi. Lindung Nilai (Hedging) adalah teknik manajemen risiko dengan menggunakan derivatif atau instrumen hedging lainnya untuk mengkompensasi (offset) perubahan nilai wajar atau perubahan arus kas terkait asset, kewajiban, dan transaksi-transaksi di masa depan. Pengaruh hedge accounting adalah, keuntungan atau kerugian atas instrumen hedging dan item-item yang dilindunginya diakui dalam periode yang sama. Dalam hal ini penulis memilih instrument derivative currency swap hedging dengan option contract hedging.



Referensi:
Jurnal Analisis A Debt-For-Nature Swap Sebagai Alternatif Mengurangi
Utang Indonesia Pada Luar Negeri
Cross Currency Swap Valuation Boenkost, Wolfram and Schmidt, Wolfgang M., Cross Currency Swap Valuation (May 6, 2005).

muntamah2512 mengatakan...

Nama : muntamah
Nim : 217.01.0170
Swap adalah salah satu teknik hedging yang dapat digunakan untuk tujuan
lindung nilai dan pada keperluan lain dapat digunakan untuk tujuan trading.
Pengertian Swap itu sendiri adalah instrumen keuangan derivatif dengan dua pihak setuju untuk melakukan perjanjian pertukaran sejumlah pembayaran yang dihitung atas jumlah nosional (OECD 1994, Lyons 1996)

Dalam currency swap, pertukaran yang terjadi merupakan pertukaran mata uang
dengan denominasi yang berbeda, misalnya satu pihak meminjam dalam bentuk Euro
dan ingin dipertukarkan dengan USD yang dimiliki pihak lainnya. Currency swap
biasanya digunakan untuk mengurangi risiko dalam fluktuasi mata uang. Misalnya cabang perusahaan Amerika beroperasi di salah satu negara Eropa, dengan penerimaan
dan pengeluaran diperoleh dalam bentuk mata uang Euro. Untuk keperluan investasi
perusahaan membutuhkan dana dan mendapatkannya dengan menerbitkan obligasi
dalam bentuk USD. Perusahaan dihadapkan pada currency risk karena adanya
ketidaksesuaian (mismatch) antara penghasilan dan kewajiban dengan denominasi
yang berbeda. Risiko ini dapat diatasi dengan melakukan cross currency swap dengan perusahaan yang mengalami masalah sama atau dengan financial institution.

Swap seperti halnya transaksi spot, transaksi swap dilakukan secara bilateral atau OTC di antara para pihak yang melakukanm transaksi. Dalam praktiknya
transaksi swap dapat berdasarkan pertuksaran dua valuta yang berbeda
(currency swap) dan pertukaran suku bunga (interest rate swap). Currency
swap berarti suatu kontrak dalam pertukaran antar dua atau lebih valuta
asing.10 Secara sederhana transaksi currency swap adalah kombinasi transaksi
spot dengan forward yang dilakukan secara simultan dalam satu kontrak
transaksi. Tindakan swap dilakukan untuk melindungi atau mengurangi
risiko (hedging) yang disebabkan oleh gejolak kurs valuta asing.

Referensi :
PERLINDUNGAN HUKUM NASABAH PERORANGAN
DALAM TRANSAKSI DI PASAR VALUTA ASING

TINJAUAN ASPEK PAJAK PENGHASILAN ATAS
TRANSAKSI INSTRUMEN KEUANGAN DERIVATIF
SWAP

Ana Amila Debsi mengatakan...

Nama : Ana Amila Debsi
NIM : 217.01.0036
Kelas : 6 A Gabungan Keungan Pagi

Resume Materi Dengan Tema Currency Swaps Berdasarkan Literatur Empiris.

Dalam dunia perdagangan internasional, khususnya untuk para manajer keuangan, istilah swaps sudah tidak asing lagi. Dalam dunia perdagangan internasional, tentu saja transaksi pembelian dan penjualan dilakukan dengan menggunakan valas. Terlebih lagi jika perdagangan dilakukan oleh 2 negara, maka mata uang yang digunakan pun akan berbeda. Dua pihak internasional biasanya memiliki sebuah kesepakatan untuk mempertahankan arus kas pada waktu tertentu, yang disebut dengan Swaps Contract.

Kontrak swaps dapat dilakukan atas dasar tingkat suku bunga, atau disebut dengan interest swaps dan juga dilakukan berdasarkan valas (antar mata uang) yang dikenal dengan currency swaps. Currency swaps merupakan salah satu bentuk transaksi valas. Nilai pembayaran currency swaps dipengaruhi oleh : jangka waktu, kurs spot (spot exchange rate), tingkat bunga dalam negeri (home interest rate), dan tingkat bunga luar negeri (foreign interest rate).

Pada currency swaps terjadi pertukaran dua arus kas berbeda mengguakan dua mata uang yang berbeda pula karena hal ini melibatkan 2 pihak yang berbeda. Atau jika diperjelas, currency swaps merupakan suatu kontrak yang terjadi antara kedua pihak yang saling menyerahkan sejumlah valas tertentu terhadap sejumlah valas lainnya. Dengan kata lain, currency swap merupakan suatu pertukaran debt service obligations dalam satu mata uang yang disetujui dengan jumlah hutang tertentu dalam mata uang lain. Salah satu tujuannya adalah untuk mencegah dan melindungi arus kas akan terjadinya fluktuasi nilai tukar.

Currency swaps juga memiliki beberapa tipe atau jenis, antara lain : Long Term Forward Contract, Straight Currency Swap Back to Back and Parallel Loans, Swap Debt Payment, dan Swaptions. Swaptions sendiri juga terdiri dari 2 jenis yaitu swaptions call, dan swaptions put.

Kontrak swaps memberikan keuntungan ekonomi pada kedua belah pihak perusahaan ketika perusahaan tersebut memiliki hambatan khusunya dalam segi finansial. Currency swaps merupakan sebuah sarana yang menjamin likuiditas terutama dalam hal pertukaran asing.

Namun kontrak swaps juga memiliki kelemahan. Jika ada pasar modal yang terintegrasi sepenuhnya, maka arbitrse yang ada dalam pasar keuangan akan semakin kecil yang menyebabkan keuntungan yang diperoleh juga semakin kecil, mengingat salah satu motif ekonomi melakukan currency swaps adalah Risk Sharing (pembagian resiko) dan Arbitrage. Selain itu, transaksi currency swap dianggap memiliki resiko lebih tinggi dan rumit dibandingkan dengan transaksi valas lainnya.

Untuk contohnyata nya, transaksi currency swap ini pernah ditelitidalam jurnal yang berjudul ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PENGGUNAAN CURRENCY SWAP SEBAGAI ALAT LINDUNG NILAI (Studi Kasus Pada Bank yang Tedaftar di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2009-2014). Hasil penelitian menjelaskan bahwa ternyata tidak ada faktor tertentu yang mempengaruhi penggunaan currency swap. Hal ini dikarenakan, pnggunaan currency swap bagi bank-bank tertentu semata-mata bukan untuk tujuan lindung nilai atau hedging, tetapi karena perilaku herding atau untuk spekulasi mengingat pasar modal dan derivatif diIndonesia masih lemah.

Referensi Materi tentang Currency Swaps dari :
1. Modul Manajemen Keuangan Internasional By Dheo Rimbano Universitas Bina Insan Lubuklinggau
2. Modul Manajemen Keuangan Internasional By Astried Permanasari Universitas Gunadarma

Referensi Jurnal :
ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN PENGGUNAAN CURRENCY SWAP SEBAGAI ALAT LINDUNG NILAI (Studi Kasus Pada Bank yang Tedaftar di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2009-2014) Oleh Felicia Kartika dan A Mulyo Haryanto Prodi Manajemen FEB Universitas Diponegoro. (Diponegoro Journal of Mangement Vol 4 No 3 Tahun 2015)

Irfan haru gustira mengatakan...

Transaksi Cross Currency Swap (CCS) adalah salah satu jenis Transaksi Derivative dimana pertukaran arus kas antara 2 (dua) pihak secara periodik selama jangka waktu tertentu di masa depan dalam dua mata uang yang berbeda yang melibatkan pokok dan bunga.

CCS bermanfaat untuk mengubah eksposur arus kas dari satu mata uang ke mata uang lain. Contohnya: Pinjaman (loan) yang diberikan kepada Nasabah dalam suatu mata uang dapat dirubah eksposur pokoknya menjadi mata uang lain dan bunganya dari tetap (fixed) ke mengambang (float) atau sebaliknya.


Refrensi Jurnal : ANALISIS PENGELOLAAN VALUTA ASING TERHADAP PROFITABILITAS

PT GARUDA INDONESIA (PERSERO) TBK
Pada 2013 Garuda juga melakukan investasi dalam jumlah besar berupa penambahan armada untuk
menunjang peningkatan operasional yang dibiayai dengan hutang valas. Atas penggunaan hutang
tersebut, perusahaan harus membayar hutang kredit secara periodik. Penurunan nilai tukar Rupiah
terhadap US Dolar menyebabkan semakin banyak dana rupiah yang harus dikeluarkan. Hasil penelitian mengungkapkan
bahwa kontrak cross currency swap yang diselenggarakan perusahaan pada tahun 2014 telah menunjukan
hasil positif dimana PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dapat memperoleh keuntungan sebesar USD
29.770. Karena secara keuangan, transaksi lindung nilai hanya ditujukan untuk melindungi pembayaran
bunga pinjaman obligasi dan kredit investasi, maka perusahaan masih berpotensi untuk menanggung laba
atau rugi atas perubahaan kurs valuta operasionalnya lainnya terhadap US Dollar.

Sinta erma sari mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Sinta erma sari mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Sinta erma sari mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Apreza Tri Wulandari mengatakan...

Nama : Apreza Tri Wulandari
Nim : 217.01.0081

Penentuan teknik hedging yang lebih menguntungkan untuk digunakan maka terlebih dahulu dilakukan perhitungan nilai pendapatan yang akan diperoleh dengan menggunakan teknik currency swap.
Untuk menghitung nilai pendapatan berdasarkan teknik currency swap terdapat beberapa indikator yang mempengaruhi yaitu jangka waktu kontrak, kurs spot (spot exchange rate), tingkat bunga dalam negeri (home interest rate),dan tingkat bunga luar negeri (foreign interest rate).
Dalam currency swap terjadi pertukaran dua arus kas yang berbeda menggunakan dua mata uang yang berbeda atau terjadi dua pokok pinjaman secara konkret. Selain itu pihak-pihak yang terlibat juga harus membayar bunga berdasarkan bunga pada masing- masing mata uang selama swap berlangsung. Jadi dalam currency swap terdapat tiga tahapan yaitu pertukaran awal dari jumlah pokok, pembayaran bunga, dan pembayaran kembali jumlah pokoknya.
Tahapan-tahapan dalam currency swap tersebut tidak bersifat baku karena Sembel dan Fardiansyah (2002) mengemukakan bahwa pertukaran awal dari jumlah pokok bukanlah merupakan suatu kewajiban atau tidak selalu dilakukan, yang selalu dilakukan hanya pertukaran jumlah pokok saat currency swap jatuh tempo. Hal senada juga dikemukakan oleh Siahaan (2008) yang mengatakan bahwa tidak perlu ada transfer tunai pada awal perjanjian.
Dalam penelitian ini akan dilakukan dua perhitungan terhadap nilai pendapatan dengan menggunakan teknik currency swap hedging. Perhitungan pertama dilakukan dengan mem pertimbangkan tidak adanya pertukaran sejumlah pokok (arus kas) pada awal perjanjian atau seandainya pun ada perusahaan diasumsikan memiliki cadangan dana untuk melakukan pertukaran jumlah pokok pada awal perjanjian dan tidak memperhitungkan nilai waktu dari uang. Sedangkan perhitungan kedua dilakukan dengan mempertimbangkan adanya pertukaran sejumlah pokok (arus kas) pada awal perjanjian dan memperhitungkan nilai waktu dari uang.
Pada perhitungan pertama (tanpa memperhatikan nilai waktu dari uang) penggunaan currency swap hedging menghasilkan rata- rata nilai pendapatan yang lebih tinggi daripada forward contract hedging. Hal ini ditunjukkan oleh t yang dihasilkan bernilai negatif (-16,833) nilai mean currency swap hedging yaitu 121.757.323 lebih tinggi dari nilai mean forward contract hedging yaitu 121.212.837. Selain itu t yang dihasilkan juga bernilai negatif yaitu sebesar -9.837. Pada perhitungan kedua (memperhatikan nilai waktu dari uang) penggunaan forward contract hedging menghasilkan rata-rata nilai pendapatan yang lebih tinggi daripada currency swap hedging. Hasil ini dapat dilihat dari nilai mean forward contract hedging yaitu 121.212.837 lebih tinggi dari nilai mean currency swap hedging yaitu 119.224.247. Dan t yang dihasilkan bernilai positif yaitu sebesar 17,158. Terdapat perbedaan signifikan antara rata-rata nilai pendapatan dengan menggunakan metode forward contract hedging dan currency swap hedging. Hal ini ditunjukkan dengan tingkat signifikansi yang dihasilkan yaitu 0,00 lebih kecil dari tingkat signifikansi yang disyaratkan yaitu 0,05.
PT. Nitia Kelana Indah dapat menggunakan teknik currency swap hedging apabila pada awal perjanjian tidak ada kewajiban bagi perusahan untuk melakukan penukaran sejumlah pokok (arus kas). Namun apabila pada awal perjanjian perusahaan diwajibkan melakukan pertukaran arus kas sebaiknya perusahaan memperhitungkan nilai waktu uang dan hanya melakukan currency swap hedging jika memiliki likuiditas yang tinggi atau cadangan dana untuk currency swap hedging.

REFERENSI : ANALISIS PERBANDINGAN PENGGUNAAN HEDGING ANTARA FORWARD CONTRACT DENGAN CURRENCY SWAP UNTUK MEMINIMASI RISIKO FOREIGN EXCHANGE

Deny mengatakan...

Nama : M Deny Pratama
Nim 217.01.0035

Umumnya swap terdiri dari tiga jenis:

1. Currency swap (swap valuta asing)

Swap valuta asing adalah kontrak antardua pihak untuk saling tukar-menukar arus kas yang jumlahnya tetap dalam mata uang dua negara yang berbeda

2. Interest rate swap (swap tingkat bunga)

Interest rate swap adalah kontrak antardua pihak untuk saling mempertukarkan arus kas dari mata uang yang sama, namun berdasarkan dua tingkat bunga yang berbeda (misalnya fixed interest rate 10% dan floating rate LIBOR +1/4 %). Suku bunga yang paling sering dijadikan induk dalam kontrak adalah “swap suku bunga US dollar” yang fixed interest rate dengan floating rate.

3. Currency-interest rate Swap

Swap mata uang dan suku bunga adalah kontrak untuk saling mempertukarkan arus kas dari dua macam mata uang (misalnya US$ dipertukarkan dengan French francs) salah satu dari mata uang itu berbunga tetap (fixed rate) dan yang kedua bunganya mengambang (floating rate).
Nilai tukar valuta asing selalu berubah atau fluktuatif sehingga
mengandung ketidakpastian atau risiko bagi pemegang valuta asing. Salah satu
cara untuk mengatasi risiko akibat fluktuasi nilai tukar valuta asing ialah dengan
menggunakan derivatif. Choi (1996) dalam working paper miliknya juga
menuliskan bahwa derivatif dapat digunakan oleh bank sebagai alat lindung nilai
maupun untuk diperdagangkan atau berspekulasi. Ketika derivatif digunakan
sebagai alat lindung nilai, penggunaannya akan meningkat seiring dengan jumlah on-balance sheet yang harus dilindungi dari paparan risiko. Derivatif yang paling
sering digunakan oleh bank di Indonesia sebagai alat lindung nilai adalah kontrak
swap. Kontrak swap diperdagangkan secara over-the-counter. Walaupun
kelihatannya sama, namun swap nilai tukar (foreign exchange swap) dengan swap
mata uang (currency swap) memiliki perbedaan yang signifikan. Foreign
exchange swap cenderung memiliki jangka waktu jatuh tempo lebih pendek dan
hanya memiliki dua valuta asing antara masing-masing pihak pemakai kontrak.
Sedangkan currency swap memiliki jangka waktu yang lebih panjang dan
melibatkan berbagai macam valuta asing antara pihak pengguna kontrak (Horcher
2005).
Cross-currency basis swap agreement atau currency swap merupakan
suatu kontrak dimana salah satu pihak meminjam dalam satu jenis mata uang dari
pihak lainnya dan secara berkala memberi pinjaman dalam nilai yang sama
dengan spot rate yang berlaku pada saat itu untuk mata uang yang lainnya (Baba,
et al., 2008, p.82). Currency swap berguna bagi organisasi yang menggunakan
hutang jangka panjang dengan valuta asing untuk membiayai capital expenditures
(Horcher 2005).
Kontrak currency swap dapat dikatakan sebagai pinjaman yang dikombinasikan dengan investasi. Maka dari itu currency swap dapat ditemui
pada perusahaan yang menggunakan fasilitas kredit asing (Allayanis and Ofek, 1998). Pertukaran dilakuakan diawal dibentuknya currency swap. Selama kontrak
swap berjalan, tiap pihak yang terlibat dalam kontrak swap saling melakukan
pembayaran secara periodik dengan mata uang yang diinginkan dan menerima
pembayaran secara periodik dengan jenis mata uang lainnya. Pada akhirnya, saat
kontrak swap mengalami jatuh tempo, ada pertukaran kembali ke mata uang
sebenarnya (Horcher, 2005).
Currency swap dapat ditutup dengan menetapkan net present value atas
sisa pembayaran antara kedua pihak. Kontrak swap yang ada dapat digabungkan
dengan kontrak swap yang baru atau diperpanjang, sementara biaya yang
dikeluarkan untuk menutup kontrak swap dimasukkan ke dalam perjanjian yang
baru (Horcher 2005).

nama : Atikah Oktaviani mengatakan...

NAMA : ATIKAH OKTAVIANI
NIM : 217.01.0160
KELAS : 6A GABUNGAN KEUANGAN

Pada dasarnya swap adalah kontrak atau perjanjian antar dua pihak. Kedua pihak sepakat secara periodik atau secara berkala saling membayar uang tunai satu sama lain. Hanya selisih atau saldo arus dua kas yang dipertukarkan setiap tanggal jatuh tempo. Swap sama seperti perjanjian back-to-back loan, akan tetapi dikemas dalam satu kontrak berbeda dengan dua pinjaman terpisah. Butir penting lain yang perlu diperhatikan adalah bahwa swap muncul off-balance sheet atau tidak terlihat pada neraca. Penyebabnya karena berupa janji melakukan pembayaran pada waktu mendatang.Umumnya swap terdiri dari tiga jenis:
1. Currency swap (swap valuta asing)
Swap valuta asing adalah kontrak antardua pihak untuk saling tukar-menukar arus kas yang jumlahnya tetap dalam mata uang dua negara yang berbeda
2. Interest rate swap (swap tingkat bunga)
Interest rate swap adalah kontrak antardua pihak untuk saling mempertukarkan arus kas dari mata uang yang sama, namun berdasarkan dua tingkat bunga yang berbeda (misalnya fixed interest rate 10% dan floating rate LIBOR +1/4 %). Suku bunga yang paling sering dijadikan induk dalam kontrak adalah “swap suku bunga US dollar” yang fixed interest rate dengan floating rate.
3. Currency-interest rate Swap
Swap mata uang dan suku bunga adalah kontrak untuk saling mempertukarkan arus kas dari dua macam mata uang (misalnya US$ dipertukarkan dengan French francs) salah satu dari mata uang itu berbunga tetap (fixed rate) dan yang kedua bunganya mengambang (floating rate).



Kondisi nilai tukar rupiah yang tidak menentu dan cenderung melemah terhadap US Dollar (USD) pada semester awal 2015, cukup memberikan dampak negatif bagi perusahaan yang memiliki exposure pinjaman dalam mata uang asing. Pergerakan kurs tersebut menyebabkan perusahaan harus menyediakan rupiah lebih banyak dari yang diperkirakan sebelumnya. Dalam rangka mengantisipasi pergerakan kurs yang tidak dapat diprediksi, maka manajemen perlu menetapkan strategi finansial agar dapat menghasilkan kinerja yang baik serta mampu menghadapi persaingan di pasar khususnya dalam menghadapi risiko pasar. Hedging sebagai alternatif untuk meminimalkan risiko yang dilakukan sejak awal untuk menutup potensi risiko di masa yang akan datang, sebagai akibat adanya asset atau kewajiban perusahaan yang mengandung risiko. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari apakah interest rate swap dapat dipergunakan sebagai alternatif hedging atas pergerakan kurs valuta asing. Penelitian ini merupakan studi kasus yang membandingkan secara simulasi nilai utang pada PT. XYZ selama periode tahun 2013 dan 2014 dengan menggunakan metode hedging dengan Currency Swap, Interest Rate Swap, serta bila tidak dilakukan hedging sama sekali. Hasil Analisis perbandingan antara metode hedging dengan Currency Swap, Interest Rate Swap, serta bila tidak dilakukan hedging sama sekali menunjukkan Interest Rate Swap memiliki biaya yang lebih besar. Sedangkan dengan tidak melakukan hedging tidaklah selalu merugikan bagi perusahaan, akan tetapi dengan tidak melakukan hedging perusahaan dihadapkan pada suatu risiko kerugian di masa depan. Kecenderungan nilai tukar rupiah terhadap US Dollar yang semakin melemah, berdampak pada tingginya biaya untuk melakukan transaksi currency swap. Hal ini dikarenakan pihak bank tentu akan mematok kurs forward yang lebih tinggi pula, dengan demikian hedging dengan metode Interest Rate Swap dapat dijadikan alternatif bagi perusahaan untuk melakukan hedging. Hasil dari perhitungan di atas dilakukan analisis dan evaluasi untuk memberikan referensi bagi perusahaan di dalam pengambilan kebijakan dalam menghadapi fluktuasi kurs valuta asing yang tidak menentu di masa yang akan datang.
REFERENSI : IMPLEMENTASI INTEREST RATE SWAP SEBAGAI ALTERNATIF HEDGING ATAS PERGERAKAN KURS TRANSAKSI VALUTA ASING

Deny mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Deny mengatakan...

Lanjutan
Nama : M Deny Pratama
Nim : 217.01.0035
Kebijakan dan Lindung Nilai (Hedging) Bank dalam Menghadapi resiko keuangan

Risiko nilai tukar valuta asing (foreign exchange risk) merupakan risiko
yang dapat merubah nilai dari arus kas karena terjadinya perubahan pada nilai
tukar. Hedging atau lindung nilai dapat digunakan untuk menghilangkan eksposur
risiko nilai tukar. Hedging dapat diartikan sebagai menentukan suatu posisi
keuangan dengan tujuan agar perusahaan siap menghadapi perubahan nilai karena
telah mengetahui dengan baik risiko beserta kerugian yang akan dialami (Emery
et al., 2004).
Keputusan untuk hedging dapat dikatakan sebagai keputusan strategis
(Horcher, 2005). Ada kriteria mendasar yang dipertimbangkan saat melakukan hedging. Pertama harga kedepan (price outlook) dan yang kedua, kepraktiksan
secara ekonomi atas penggunaan suatu hedge (Decovny dan Tacchi, 1991:4).
Volatilitas tingkat bunga dan nilai tukar merupakan faktor penting dalam
pengambilan keputusan untuk melakukan kegiatan lindung nilai (Decovny dan
Tacchi, 1991:15)
Keputusan untuk melakukan lindung nilai hendaknya didasari pada ukuran
relatif dari risiko dibandingkan dengan modal yang rentan terhadap risiko
(Decovny dan Tacchi, 1991:5). Straegi dalam melakukan hedging bukan
ditujukan untuk mengantisipasi pergerakan pasar, melainkan untuk mengurangi
atau bahkan menghilangkan risiko yang berhubungan dengan fluktuasi yang
terjadi di pasar (Horcher, 2005) .
Lindung nilai (hedging) memberikan manfaat tersendiri, tergantung dari
pihak yang menggunakan. Kreditur dapat menggunakan instrumen lindung nilai
untuk mencegah bertambahnya biaya pinjaman di masa yang akan datang. Begitu
pula dengan debitur, yang melindungi diri dari turunnya tingkat bunga di masa
yang akan datang. Pihak-pihak yang dapat menjadi kreditur maupun debitur
antara lain bank, korporasi, maupun perorangan (Decovny dan Tacchi, 1991:15).
Tanpa adanya hedging, suatu organisasi memiliki kemungkinan yang besar untuk
terekspos risiko yang tidak diinginkan. Sektor perbankan di Australia bahkan
telah melindungi hampir seluruh eksposur pada gross foreign currency debt
security liability yang dimiliki dengan menggunakan derivatif, sedangkan sisa
foreign currency exposure dilakukan dengan kepemilikan aset valuta asing (Rush,et al., 2013).
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Penggunaan Derivatif Valuta
Asing sebagai Alat Hedging bagi Bank di Indonesia:
1. Hutang Valuta Asing
2. Bank Size
3. Cost of Financial Distress
4. Net Open Position

Referensi : ANALISA FAKTOR-FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI KEPUTUSAN
PENGGUNAAN CURRENCY SWAP SEBAGAI
ALAT LINDUNG NILAI: (Studi Kasus Pada
Bank yang Tedaftar di Bursa Efek Indonesia Pada
Tahun 2009-2014)

Renaldi Tri Wahyu Saputra mengatakan...

Nama : Renaldi Tri Wahyu Saputra
Nim : 217.01.0139

Swap merupakan dimana suatu kontrak pada transaksi pembelian atau penjualan valas dengan spot rate yang sudah dikombinasikan dengan pembelian dan penjualan valas yang sama dengan forward rate.
Curency Swap adalah suatu dimana kontrak dari kedua pihak yang saling menyerahkan sejumlah valas tertentu terhadap sejumlah valas lainnya. Kata lain dari currency swap dimana adanya pertukaran antara sejumlah barang tertentu dari valas yang berbeda.

Secara umum, motif ekonomi dari currency swap dapat munculnya :
A. Risk Sharing /pembagian resiko
B. Arbitrage (sepanjang tidak terdapat IRP)

Type of Currency SWAP
Setiap pasar antar bank dan dengan sesuai tujuannya, currency swap terbagi menjadi beberapa tipe yaitu :
A. Long Term Forward Contract
Dalam hal ini tidak berbeda dengan forex forward market yang biasa dilakukan pada interbank market. Akan tetapi, Karena pada interbank market ini valas atau maturity tertentu yang jarang ditransaksikan, timbul barter transaksi yang dikenal sebagai long term forward contract. Dalam hal ini dua perusahaan atau institusi yang saling membutuhkan, dapat dilakukannya long term forward contract berdasarkan dari kesepakatan kedua belah pihak dalam jangka waktu dan harga pertukaran kedua valas. Kesepakatan ini juga dapat menggunakan perantara broker. Dalam hal ini brokerlah yang telah mempertemukan kepentingan dari kedua belah pihak tersebut.
B. Staright Currency Swap
Suatu bentuk pertukaran dua valas pada current rate dengan persetujuan bahwa akan dipertukarkan kembali dengan exchange rate yang sama dan pada tanggal diwaktu yang akan datang. Masing-masing pihak tersebut membayar bunga sesuai dengan jangka waktunya.
C. Back to Back and Parallel Loans
Currency swap ini sering dilakukan kedua perusahaan dari 2 negara yang masing-masing memiliki subsidiary dari kedua negara tersebut. Contohnya dimana perusahaan USA melakukan pemberian pinjaman kepada subsidiary terhadap perusahaan UK yang berada di USA dan mala sebaliknya perusahaan UK juga akan memberikan pinjaman kepada subsidiary perusahaan USA yang berada di UK.
D. Swap of Debt Payment
Merupakan tipe currency swap yang dilakukan dua perusahaan atau dua pihak meng-swap-kan utang dan pembayaran bunganya satu sama dengan yang lain dalam bentuk valas yang berbeda.
E. Swaptions
Bentuk lain dari currency swap kombinasi diantara option dengan swap yang dikenal sebagai swaptions contract, dimana suatu kontrak yang memberikan hak untuk merealisasikan atau membantalkan suatu swap dengan syarat dan kondisi tertentunya.

Swaptions terdiri dari beberapa macam yaitu :
A. Swaption Call
Dimana suatu kontrak yang memberikan hak seorang kepada pembelinya untuk menerima pembayaran yang tetap dengan tingkat bunga tetap dengan sesuai strike price dan membayar secara floating.
B. Swaption Put
Suatu kontrak yang memberikan hak kepada pembeli untuk melakukan pembayaran yang tetap dengan tingkat bunga dengan strike price dan menerima secara floating.

Referensi
Curency Swap
MK. Internasional , Astried Permanasari

Noberta mengatakan...

Nama : Noberta lesmana
Nim : 217.01.0213

Resume materi yg bertemakan "currency swaps" dari jurnal "Dampak Ekonomi Jepang dan Korea Selatan Terkait Pemutusan Perjanjian Currency Swap
Akibat Adanya Peningkatan Tensi Politik Pulau Takeshima/Dokdo"

Perjanjian currency swap antara Jepang dan Korea Selatan terjadi di bawah Chiang Mai Initiatives pada tahun 2001. Perjanjian currency swap ini diwarnai oleh adanya latar belakang historis di antara keduanya yang seringkali menjadi pemicu peningkatan tensi politik. Pada tahun 2015,perjanjian currency swap dibiarkan kadaluwarsa oleh kedua negara sebagai bentuk penolakan atas aktivitas politik yang dilakukan diantara kedua negara terkait sengketa Pulau Takeshima/Dokdo. Hal ini menumbulkan pertanyaan riset peneliti yaitu, “Bagaimana dampak ekonomi Jepang dan Korea Selatan terkait pemutusan perjanjian currency swap akibat adanya peningkatan tensi "politik"

Currency swap adalah pertukaran valuta asing sebagai mata uang acuan yang dilakukan oleh 2 negara atau lebih. Currency swap biasanya dilakukan untuk menghindari adanya resiko atau kerugian dari perdagangan atau kegiatan ekonomi internasional,semnjakk tahun 2007, bank sentral mulai menginisiasi untuk melakukan swap baik secara bilateral maupun multilateral. Currency swap ini diharapkan mampu melindungi bank sentral atau kegiatan ekonomi internasional seperti m perdagangan internasional dari resiko fluktuasi nilai mata uang.

Noberta mengatakan...

#LANJUTAN NOBERTA
Currency swap termasuk dalam teori hedging. Hedging adalah teori mengenai eksposure dari suatu nilai terhadap suatu nilai mata uang asing.
Hedging biasanya dilakukan untuk meminimalkan kerugian ekonomi yang terjadi akibat adanya fluktuasi nilai mata uang asing. Hedging memiliki dua tipe yakni jangka pendek dan jangka panjang. Hedging jangka pendek (hedging future) biasanya dilakukan antara dua belah pihak yang jatuh tempo nya telah diatur di kemudian hari, sedangkan hedging jangka panjang (hedging future)adalah pertukaran valuta asing yang dibayar di kemudian hari dengan rate yang sudah ditentukan sebelumnya. Mekanisme currency swap sendiri terjadi apabila Bank Sentral negara A meminjamkan mata uang domestik untuk mendapat mata uang asing dari Bank Sentral negara B. Jumlah mata uang yang ditetapkan dalam currency swap ini
tergantung pada perjanjian yang telah dibuat oleh kedua pihak dan dilakukan dalam kurun waktu tertentu. Currency swap ini juga dilakukan dengan exchange rate pada saat itu. Exchange rate adalah nilai mata uang tertentu terhadap nilai mata uang asing dalam periode "tertentu" .Mata uang Jepang yakni yen adalah salah satu mata uang yang paling
sering mendapatkan permintaan swap. Swap terhadap yen pertama kali dilakukan pada tahun 1980-an, ketika investor meminta untuk melakukan back-to-back transaction yang berkaitan dengan investasi dan peminjaman perusahaan. Faktor dari tingginya permintaan swap terhadap yen disebabkan oleh struktur perbankan Jepang dan permintaan access liability management darib korporasi-korporasi Jepang. Access liability management adalah neraca perdagangan antara aktiva dan pasiva dalam struktur perbankan. Jepang dan Korea Selatan juga melakukan bilateral swap terhadap yen (mata uang Jepang) dan won (Korea Selatan). Hal ini terjadi melihat meningkatnya investasi luar negeri dan membuat para investor melakukan perjanjian currency swap untuk menghindari risiko valuta asing. Risiko valuta asing di sini berarti kerugian yang didapat perusahaan akibat adanya selisih rugi terhadap depresiasi suatu nilai mata uang asing. Selain itu, perjanjian currency swap bisa terjadi karena pihak yang melakukan perjanjian memiliki kebutuhan untuk meminjam mata uang asing agar tidak mengalami currency loss ketika mata uang domestik mengalami devaluasi. Chiang Mai Initiatives adalah salah satu perjanjian ekonomi dalam hal keuangan yang dibuat oleh ASEAN+3 di antaranya adalah negara-negara seperti Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand,Kamboja, Laos,Myanmar, Korea Selatan, Tiongkok dan Jepang. Agenda di dalam Chiang Mai Initiatives adalah currency swap atau pertukaran valuta asing yang dianggap mampu menciptakan stabilitas ekonomi di kawasan Asia.

rully julianto mengatakan...

Nama : Rully Juliannto
Nim : 217.01.0134
Kelas : 6A3 Manajemen
Mk : Manajemen Keuangan Internasional
CURRENCY SWAP
Currentcy swap adalah pertukaran mata uang (lebih umum disebut pertukaran mata uang silang (XCS)) adalah turunan tingkat bunga (IRD). Secara khusus, ini adalah IRD linier dan salah satu produk benchmark paling likuid yang mencakup banyak mata uang secara bersamaan. Ini memiliki asosiasi penetapan harga dengan swap tingkat bunga (IRS), kurs valuta asing (FX), dan pertukaran swap (FXS). Swap sangat pentign dalam melakukan pertukaran dua mata uang dan valas, selain itu swap juga dapat melindungi mata uang.
Contoh: kejadian krisis moneter pada tahun 1998, merupakan krisis ekonomi di Indonesia yang terjadi pada tahun 1998 penyebabnya adalah depresiasi nilai tukar mata uangn yang tajam sehingga pemerintah mengalami kesulitan untuk membayar hutang luar negeri, di karenakan terjadinya krisis seperti ini maka di butuhkan strategi lindung nilai (hedging) merupakan upaya untuk mengatasi situasi krisis moneter pada saat itu, dalam hal ini bank Indonesia melakukan tindakan dengan cara membuat kebijakan baru yaitu swap lindungi nilai berupa kelonggaran dari aturan terdahulu.
Dalam penelitian “analisis transaksi spot, forward dan swap sebgai alat pengendali resiko”, pengendalian resiko adalah langkah penting dan menentukan manajemen resiko secara keseluruhan, resiko yang diketahui dan konsekuesi potensial mereka harus di kelola dengan tepat efektif dan sesuai perusahaan. Dari jurnal tersebut didapatkan kesimpulan bahwa dengan menggunakan transaksi spot dapat dipastikan akan terhindar dari resiko fluktuasi kurs karena bank langsung akan mendapatkan keuntunngan dari transaksi spot tersebut, dan dengan menggunakan transaksi forward dan swap tetap harus dilakukan karena untuk menghindari resiko fluktuasi kurs yang tidak disangka-sangka meskipun ada beberapa transaksi yang lebih besar dari kontrak forward. Dapat diartikan bahwa swap bagian penting dalam malakukan tindakan untuk mengurangi resiko yang akan terjadi.

Referensi:
wikipedia
file:///C:/Users/subuh/Downloads/295-Article%20Text-859-1-10-20200317.pdf

Novitri Hari Utami mengatakan...

NAMA : NOVITRI HARI UTAMI
NIM : 217.01.0186

Currency swap merupakan suatu kontrak dimana salah satu pihak meminjam dalam satu jenis mata uang dari pihak lainnya dan secara berkala memberi pinjaman dalam nilai yang sama dengan spot rate yang berlaku pada saat itu untuk mata uang yang lainnya (Baba, et al., 2008, p.82). Currency swapberguna bagi organisasi yang menggunakan hutang jangka panjang dengan valuta asing untuk membiayai capital expenditures(Horcher 2005). Kontrak currency swapdapat dikatakan sebagai pinjaman yang dikombinasikan dengan investasi. Maka dari itu currency swapdapat ditemui pada perusahaan yang menggunakan fasilitas kredit asing (Allayanis and Ofek, 221998). Pertukaran dilakuakan diawal dibentuknya currency swap. Selama kontrak swap berjalan, tiap pihak yang terlibat dalam kontrak swap saling melakukan pembayaran secara periodik dengan mata uang yang diinginkan dan menerima pembayaran secara periodik dengan jenismata uang lainnya. Pada akhirnya, saat kontrak swap mengalami jatuh tempo, ada pertukaran kembali ke mata uang sebenarnya (Horcher,2005). Currency swapdapat ditutup dengan menetapkan net present value atas sisa pembayaran antara kedua pihak. Kontrak swap yang ada dapat digabungkan dengan kontrak swap yang baru atau diperpanjang, sementara biaya yang dikeluarkan untuk menutup kontrak swap dimasukkan ke dalam perjanjian yang baru.
Bentuk-bentuk transaksi valas, yaitu :
1. Curency Swap
2. Interest Rare Swap
3. Cross Currency interest rate swap
Type of Currency SWAP, yaitu :
1. Long Term Forward
2. Staright Currency
3. Back to Back and Parallel Loans Currency
4. Swap of Debt Payment
Persetujuan kontrak dagang antara dua partisan untuk melakukan penyesuaian terhadap kewajiban (interest obligation) yaitu: pembayaran atas bunga pinjaman atau penerimaan bunga dari kredit/loan antara dua kurs valuta asing yang berbeda, dimana bank penerus (intermidiary bank) melakukan transaksi swap secara simultan. Transaksi “currency swap” memperdagangkan dua jenis mata uang yang berbeda. Standar pasar menawarkan tingkat bunga tetap (fixed rate interest) untuk jangka waktu tertentu dalam satu kurs valas terhadap “floating rate interest” biasanya ditentukan sekali dalam enam bulan dengan kurs mata uang US dollar. Transaksi “currency swap” lazim di konversi dari fixed rate terhadap US floating rate, antara lain: Deutschemarks, Sterling, Yen, Swiss francs, Canadian dollars, Dutch guilders, dan Australian dollars.

Novitri Hari Utami mengatakan...

*LANJUTAN...

. Ide dari transaksi SWAP adalah untuk memenuhi arus atau flows yang terjadi dimana penerimaan dan pembayaran pinjaman atas US$ LIBOR bisa saling terpenuhi dan menciptakan arus kas untuk Blue Company dalam Dutch guilder dengan bunga 6,75%. Bank sebagai intermidiary bisa menentukan tingkat bunga dan menawarkan quota bunga (6,50% – 6,75%). Informasi menunjukkan bahwa bank akan membayar pada tingkat bunga 6,50%, dan menerima pendapatan pada tingkat bunga lebih tinggi 6,75%. Perbedaan antara dua suku bunga ini disebut ‘bid-offer spread’ artinya: perbedaan tersebut menjadi marjin keuntungan terhadap bank sebagai pelaksana transaksi swap. Pembayaran bunga dalam mata uang Ducth guilder akan dilakukan sekali setahun, dan kewajiban membayar bunga US dollar akan dilakukan sekali enambulan. Dimana pembayaran bunga atas Dutch guilder sudah tetap (fixed rate) sampai jangka waktu maturity, sehingga Blue Company menyadari bilamana transaksi swap sudah disetujui maka kewajiban untuk membayar sebesar Dfl 1,417,500.00 setiap tahun (Dfl 21 juta x 6,75%). Pada waktu masa kontrak swap sudah berakhir.

REFERENSI : MENYIASATI PENGELOLAAN TRANSAKSI SWAP DALAM PERDAGANGAN GLOBAL

Dita lestari putri mengatakan...

NAMA : Dita lestari putri
NIM : 217.01.0253
KELAS : 6A GABUNGAN KEUANGAN

swap adalah perjanjian (kesepakatan) secara legal antara dua pihak yang masing-masing pihak akan saling membayarkan sejumlah uang kepada pihak lain tetapi tergantung kondisi ekonomi yang terjadi di masa yang akan datang. “As it its name imples, a swap is normally defined as an exchange. More specifically, it is an exchange of cash flow over time between two parties (generally referred to as the “counterparties”).
Pembangunan di negara dunia ketiga, termasuk Indonesia, yang tidak mungkin dilakukan tanpa investasi besar-besaran (the big push theory) telah mendorong pemerintah orde baru untuk membuka kran selebar-lebarnya untuk modal asing dari luar negeri untuk diinvestasikan di Indonesia. Dari sejak repelita pertama 1969/70-1973/74 hingga repelita berikutnya, bahkan setelah pemerintah orde baru digantikan oleh pemerintah reformasi sekarang ini, pemerintah senantiasa menggunakan dana bantuan negara asing sebagai salah satu komponen pembangunan ekonomi. Akibatnya, tidak mengherankan jika sekarang ini Indonesia telah dibebani dengan utang luar negeri yang jumlahnya terus membengkak sehingga pemerintah mengalami kesulitan untuk melunasi tidak hanya pokok pinjaman tetapi juga bunga pinjaman setiap kali tiba jatuh tempo. Utang yang jumlahnya sangat besar dan masih cenderung bertambah besar di masa yang akan datang telah mempersulit pemerintah untuk melakukan pembangunan ekonomi. Dana yang semakin terbatas karena harus membayar cicilan bunga dan pokok pinjaman membuat pemerintah terkendala dalam membiaya kebutuhan rutin dan kesulitan dalam membiayai pembangunan. Padahal, dana untuk belanja barang modal dalam jumlah sangat besar mutlak diperlukan untuk menciptakan kesempatan kerja dan menciptakan nilai tambah demi kesejahteraan rakyat Indonesia. Memang, mungkin saja pemerintah ‘ngemplang’ (tidak membayar) utang kepada luar negeri, tetapi itu tentunya akan menurunkan reputasi dan menghancurkan kedaulatan Indonesia di mata dunia internasional. Permasalahannya, apakah ada pilihan untuk mengurangi utang Indonesia kepada negara asing yang cenderung meningkat selama ini? Ada yang berpendapat bahwa pengurangan utang luar negeri Indonesia dapat dilakukan dengan swap (a debt-for-nature swap). Namun, pendapat lain mengatakan pelunasan utang dengan swap lazimnya hanya dilakukan oleh pihak swasta, oleh perusahaan multinational corporation, tidak lazim oleh suatu negara yang berdaulat seperti Negara kita Republik Indonesia tercinta ini. Ada yang pesimis ada juga yang optimis melihat swap sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi beban utang Indonesia kepada luar negeri
Melihat utang Indonesia kepada negara asing dan banyaknya perusakan hutan, “a debt-for-nature swaps” terlihat sebagai solusi yang jelas untuk mengatasi masalah tersebut. Rencananya adalah, sebagian utang Indoensia dibeli oleh pihak ketiga dengan diskon khusus. Utang Indonesia kepada negara asing itu kemudian dibatalkan. Sebagai gantinya, negara berjanji untuk melindungi beberapa ribu hektar hutan yang ada. Penelitian ini terfokus pada diskusi kemungkinan pemerintah Republik Indonesia untuk mengurangi utang luar negerinya dengan “a debt-for-nature swaps”

Dita lestari putri mengatakan...

#lanjutan..
Swap sebagai Upaya Pelunasan Utang Luar Negeri Untuk melakukan “a debt-for-nature debt” pemerintah cq Departemen Keuangan terlebih dahulu menginventaris seluruh utang luar negeri, berapa jumlahnya, kapan jatuh temponya, negara mana krediturnya, apakah undang-undang pada negara kreditur membenarkan dan memungkinkan “a debt-for-nature debt” atau tidak. Seperti undang-undang di Jepang, tidak membenarkan adanya “a debt-for-nature debt”. Hal itu karena keputusan pertukaran utang negara dunia ketiga dengan hanya janji melindungi lingkungan hidup kepada negara kreditor dan parlemen pada negara kreditor kemungkinan menolaknya. Langkah berikut pemerintah Indonesia cq Departemen keuangan harus mempersiapkan juru runding (Tim negosiator) untuk mendekati parlemen, seperti parlemen Jepang, agar Jepang bersedia menghapuskan atau minimal mengurangi utang Indonesia yang cukup dilunasi atau ditukar dengan hanya janji (komitmen) pemerintah Indonesia untuk senantiasa menjaga dan memelihara kelestarian alam Indonesia. Dalam hal ini, Tim negosiator apat menggunakan pendekatan dengan isu Millenium Development Goals (MDG). Dengan swap, pemerintah tidak perlu mengeluarkan uang untuk mengurangi utang luar negeri. Uang yang seharusnya melunasi utang luar negeri tersebut dapat dibelanjakan pada barang alat investasi. Pemerintah akan fleksibel mengalokasikan pendapatan negara pada belanja barang modal yang produktif yang pada akhirnya diharapkan menghasilkan barang atau jasa dan menciptakan lapangan kerja yang sangat menentukan dalam peningkatan kesejahteraan rakyat Indonesia yang berkesinambungan.
.
Referensi : ANALISIS A DEBT-FOR-NATURE SWAP SEBAGAI ALTERNATIF MENGURANGI UTANG INDONESIA PADA LUAR NEGERI

Kesi Ardila mengatakan...

Nama : Kesi Ardila
Nim : 217.01.0169
Kelas : 6A4

CURRENCY SWAP

currency swap merupakan suatu kontrak dimana salah satu pihak meminjam dalam satu jenis mata uang dari pihak lainya dan secara berkala memberi pinjaman dalam nilai yang sama spot rate yang berlaku pada saat itu untuk mata uang yang lainnya (Baba, et al., 2008, p.82) .
Alasan currency swap digunakan sebagai pembanding yaitu karena currency swap banyak digunakan oleh perusahaan-perusahaan yang berkepentingan melakukan hedging . Selain itu beberapa kelebihan dari currency swapantara lain, tidak perlu transfer tunai pada awal transaksi, tidak ada biaya premi yang dibayar di muka serta kontrak dapat dibuat berdasarkan kebutuhan pihak-pihak yang berkepentingan (tailor made). Selain itu di dunia perbankan currency swap merupakan produk yang banyak ditawarkan kepada nasabahnya, jadi tidak sulit untuk melakukan kontrak currency swap. Dalam jurnal yang sudah di baca sebagai referensi sudah dikatakan bahwa ciri khusus jatuh temponya panjang, fleksibel dan likuiditasnya tinggi membuat swap menjadi pilihan yang menarik dibandingkan dengan teknik hedging lainnya seperti forward, futures, dan options. Selain itu adanya teknik currency swap banyak digunakan hedging namun sebagian besar untuk melindungi nilai hutangnya. Dengan demikian semakin besar eksposur ekonomi yang dihadapi perusahaan, maka perusahaan akan lebih memilih untuk menggunakan currency swap. Hasil yang diperoleh dalam jurnal yang saya baca yaitu menunjukkan bahwa tanpa memperhatikan nilai waktu uang, currency swap menghasilkan pendapatan lebih tinggi dari pada forward contract hedging sedangkan dengan memperhatikan nilai waktu uang maka forward contract hedging menghasilkan nilai pendapatan yang lebih tinggi daripada currency swap hedging. Terdapat perbedaan signifikan antara metode forward contract hedging dan currency swap hedging baik dengan memperhatikan nilai waktu uang maupun tidak. Dengan hasil tersebut dapat dikatakan bahwa perusahaan dapat menggunakan teknik currency swap hedging apabila pada awal perjanjian tidak ada kewajiban bagi perusahan untuk melakukan penukaran sejumlah pokok (arus kas). Namun apabila pada awal perjanjian perusahaan diwajibkan melakukan pertukaran arus kas sebaiknya perusahaan memperhitungkan nilai waktu uang dan hanya melakukan currency swap hedging jika memiliki likuiditas yang tinggi atau cadangan dana untuk currency swap hedging.

Referensi :
ANALISIS PERBANDINGAN PENGGUNAAN HEDGING ANTARA FORWARD CONTRACT DENGAN CURRENCY SWAP UNTUK MEMINIMASI RISIKO FOREIGN EXCHANGE (Ni Wayan Eka Mitariani, I.B. Panji Sedana, dan I.B. Badjra)
ANALISIS FACTOR-FAKTOR YANG MEMPENGSRUHI KEPUTUSAN PENGGUNAAN CURRENCY SWAP SEBAGAI ALAT PELINDUNG NILAI (Felicia Kartika).

Yulia ningsih mengatakan...

Nama: YULIA NINGSIH
nim: 217.01.0114

Pembangunan di negara dunia ketiga, termasuk Indonesia, yang tidak mungkin
dilakukan tanpa investasi besar-besaran (the big push theory) telah mendorong pemerintah orde baru untuk membuka kran selebar-lebarnya untuk modal asing dari luar
negeri untuk diinvestasikan di Indonesia. Dari sejak repelita pertama hingga repelita berikutnya, bahkan setelah pemerintah orde baru digantikan oleh pemerintah reformasi sekarang ini, pemerintah senantiasa menggunakan dana bantuan negara asing sebagai salah satu komponen pembangunan ekonomi. Akibatnya, tidak mengherankan jika sekarang ini Indonesia telah dibebani dengan utang luar negeri yang jumlahnya terus membengkak sehingga pemerintah mengalami kesulitan untuk melunasi tidak hanya pokok pinjaman tetapi juga bunga pinjaman setiap kali tiba jatuh tempo.
Utang yang jumlahnya sangat besar dan masih cenderung bertambah besar di masa yang akan datang telah mempersulit pemerintah untuk melakukan pembangunan
ekonomi. Dana yang semakin terbatas karena harus membayar cicilan bunga dan pokok
pinjaman membuat pemerintah terkendala dalam membiaya kebutuhan rutin dan kesulitan dalam membiayai pembangunan. Padahal, dana untuk belanja barang modal dalam jumlah sangat besar mutlak diperlukan untuk menciptakan kesempatan kerja dan
menciptakan nilai tambah demi kesejahteraan rakyat Indonesia. Memang, mungkin saja
pemerintah ‘ngemplang’ (tidak membayar) utang kepada luar negeri, tetapi itu tentunya
akan menurunkan reputasi dan menghancurkan kedaulatan Indonesia di mata dunia internasional. Permasalahannya, apakah ada pilihan untuk mengurangi utang Indonesia kepada negara asing yang cenderung meningkat selama ini? Ada yang berpendapat bahwa pengurangan utang luar negeri Indonesia dapat dilakukan dengan swap (a debt-for-nature swap). Namun, pendapat lain mengatakan pelunasan utang dengan swap lazimnya hanya dilakukan oleh pihak swasta, oleh perusahaan multinational corporation, tidak lazim oleh suatu negara yang berdaulat seperti Negara kita Republik Indonesia tercinta ini. Ada yang pesimis ada juga yang optimis melihat swap sebagai salah satu alternatif untuk mengurangi beban utang Indonesia kepada luar negeri.
“Debt Swap tak efektif.” Pengurangan utang melalui mekanisme debt swap dinilai belum
cukup efektif mengurangi beban utang luar negeri. Deputi Direktur Internasional NGO
Forum on Indonesian Development (Infid), Dian Kartika Sari, mengatakan dalam sejarah
utang dunia, besar utang yang dikonversi dalam debt swap (sebagian utang yang
dialihkan sesuai kesepakatan kreditor dan debitor, biasanya untuk pembangunan fasilitas sosial Negara bersangkutan) hanya 10% dari total pokok utang dan bunga yang harus dipikul debitor. “Debt swap itu terlalu sedikit dan terlalu minim. Sedapat mungkin
pemerintah harus mengusahakan mekanisme debt cancellation (pembatalan utang) atau
debt cut (pemotongan utang)”,“Potensi penerimaan Debt Swap US$500 juta” Pemerintah berpotensi mendapatkan dana sekitar US$ 500 juta per tahun dari program debt swap (konversi pembayaran utang luar negeri untuk pembiayaan program tertentu di dalam negeri atas persetujuan kreditor), asalkan dapat melobi parlemen di negara kreditor yang belum memberikan fasilitas ini. Sebab itu, pemerintah perlu dibantu oleh parlemen untuk melobi parlemen negara yang tidak memiliki fasilitas tersebut.

Sinta erma sari mengatakan...

Nama: Sinta erma sari
Nim : 217.01.0031



CURRENCY SWAPS
Gambaran Umum
Lindungi arus kas Anda dari fluktuasi nilai tukar dan suku bunga
Transaksi Cross Currency Swap (CCS) adalah salah satu jenis Transaksi Derivative dimana pertukaran arus kas antara 2 (dua) pihak secara periodik selama jangka waktu tertentu di masa depan dalam dua mata uang yang berbeda yang melibatkan pokok dan bunga.

CCS bermanfaat untuk mengubah eksposur arus kas dari satu mata uang ke mata uang lain. Contohnya: Pinjaman (loan) yang diberikan kepada Nasabah dalam suatu mata uang dapat dirubah eksposur pokoknya menjadi mata uang lain dan bunganya dari tetap (fixed) ke mengambang (float) atau sebaliknya.

Tentang Cross Currency Swap
Kontrak antara 2 pihak untuk melakukan pertukaran pokok dan suku bunga dalam 2 mata uang yang berbeda selama suatu periode tertentu.

Sama seperti IRS, selain suku bunga yang akan ditukarkan adalah suku bunga tetap (fixed rate) terhadap suku bunga mengambang (floating rate), maka pertukaran bunga juga bisa dilakukan untuk fixed vs. fixed dan floating vs. floating, karena CCS melibatkan 2 mata uang yang berbeda.

Selain itu, CCS juga mengikutsertakan pertukaran pokok pada saat awal dan akhir transaksi.

Alasan utama Nasabah ingin melakukan transaksi CCS adalah untuk mendapatkan dana dalam mata uang yang berbeda, sehingga dengan melakukan CCS maka nasabah dapat menukar dana dalam suatu mata uang yang dimilikinya pada saat ini dengan dana dalam mata uang lainnya yang dibutuhkan. Pada saat jatuh tempo, dana tersebut akan ditukar kembali menjadi dana dalam mata uang asal.

Cekyuuu mengatakan...

Nama : Masayu Fatimah
NIM : 217.01.0177
Menurut Widiastuti (2012) Swap adalah transaksi pertukaran dua valas melalui pembelian atau penjualan tunai (spot) dengan pembelian atau penjualan berjangka yang dilakukakan secara berkelanjutan dengan Bank yang sama pada tingkat premi atau diskon serta kurs yang dibuat dan disepakati pada tanggal transaksi yang dilakukan. Tujuannya adalah untuk mendapatkan kepastian kurs (kurs bersifat tetap selama kontrak), sehingga dapat menghindari kerugian dari selisih kurs mata uang asing. Dalam mekanisme swap,terjadi dua transaksi
sekaligus dalam waktu yang bersamaan yaitu menjual dan membeli. Penggunaan
transaksi SWAP sebenarnya dimaksudkan untuk menjaga kemungkinan
timbulnya kerugian yang disebabkan oleh perubahan kurs suatu mata uang. Fluktuatifnya nilai rupiah menimbulkan pertanyaan tentang instrumen apa yang paling tepat digunakan dunia usaha dan unit pelaku ekonomi lain sebagai sarana lindung nilai terhadap fluktuasi. Ada banyak cara untuk mengantisipasi naik turunnya nilai tukar Rupiah terhadap hard currencies terutama US Dollar. Salah satunya dengan menggunakan instrumen keuangan derivatif. Instrumen keuangan derivatif dapat mengantisipasi kerugian akibat fluktuasi nilai tukar mata uang dan memudahkan perhitungan biaya produksi serta membuat proyeksi arus
kas secara akurat. Geczy et al. dalam penelitiannya yang berjudul “Why Firms Use Currency Derivatives” menemukan bahwa perusahaan-perusahaan dengan peluang pertumbuhan yang lebih besar dan batasan keuangan yang lebih ketat lebih suka menggunakan currency derivatives. Menurut Ni Wayan Eka (2013) perusahaan yang menghadapi eksposur nilai tukar yang besar dan menginginkan skala ekonomis dalam kegiatan hedging juga lebih suka menggunakan currency derivatives. Instrumen keuangan derivatif antara lain forwards contracts, futures contracts, options contracts, dan swaps contracts. Berdasarkan karakteristik perubahan nilai instrument derivatif yang antara lain salah satunya adalah nilai tukar mata uang asing maka tulisan ini mencoba mengkaji perbedaan instrument derivative currency swap hedging dengan forward contract hedging, yang pada akhirnya menghasilkan nilai pendapatan yang lebih tinggi antara penggunaan swap contract dengan forward contract hedging. Ketentuan perlakuan akuntansi mengenai hedging bersifat opsional; entitas tidak diharuskan untuk menerapkannya. Pengaruh hedge accounting adalah, keuntungan atau kerugian atas instrumen hedgingdan itemitem yang dilindunginya diakui dalam periode yang sama; keuntungan dan kerugian ditandingkan dalam periode yang sama.

Cekyuuu mengatakan...

#Lanjutan
Menurut Sembel dan Fardiansyah (2002) dengan sedikit kreativitas dan modifikasi kita bisa menemukan banyak situasi untuk menerapkan swap dengan pola win-win dalam mengendalikan risiko finansial. Selain itu di dunia perbankan currency swap merupakan produk yang banyak ditawarkan kepada nasabahnya, jadi tidak sulit untuk melakukan kontrak currency swap. Dalam menghitung nilai pendapatan berdasarkan teknik currency swap terdapat beberapa indikator yang mempengaruhi yaitu jangka waktu kontrak, kurs spot (spot exchange rate), tingkat bunga dalam negeri (home interest rate),dan tingkat bunga luar negeri (foreign interest rate). Untuk currency swap terjadi pertukaran dua arus kas yang berbeda menggunakan dua mata uang yang berbeda atau terjadi dua pokok pinjaman secara konkret. Selain itu pihak-pihak yang terlibat juga harus membayar bunga berdasarkan bunga pada masingmasing mata uang selama swap berlangsung. Jadi dalam currency swap terdapat tiga tahapan yaitu pertukaran awal dari jumlah pokok, pembayaran bunga, dan pembayaran
kembali jumlah pokoknya. Fungsinya adalah :
a. Sebagai model investasi umumnya adalah investasi jangka pendek
b. Sebagai cara lindung nilai dalam menghilangkan resiko.
c. Informasi harga yaitu mencari atau memberikan informasi tentang harga barang komoditi tertentu dikemudian hari.
d. Fungsis pekulatif.
e. Membuat fungsi manajemen produksi berjalan dengan baik dan efisien.
f. Untuk mencegah gejolak harga pasar yang ekstrim terhadap underlying assets.
Transaksi forward dapat diartikan sebagai transaksi valuta asing dimana
value date (tanggal penyerahan valuta) berjarak lebih dari dua hari kerja dari deal
date –nya (tanggal kesepakatan transaksi) dengan kurs yng telah ditetapkan pada
saat tanggal transaksi (deal date). Transaksi forward merupakan transaksi yang dilakukan di luar bursa atau lebih dikenal dengan istilah over the counter (OTC)market, karena dilakukan di luar bursa maka futures dari transaksi yang berlangsung adalah sepenuhnya kesepakatan pihak–pihak yang melakukan transaksi.
Dengan menggunakan Swap Contract lebih menguntungkan krn tidak memakai uang tunai dimuka. Dalam hal penggunaan Forward Contract berapapun kurs spot untuk USD/IDR pada saat kontrak forward jatuh tempo, nasabah hanya akan membeli Dollar Amerika dengan kurs yang sudah ditentukan.Kebijakan hedging akan berdampak pada keuntungan dan kerugian, tergantung dari kebenaran estimasi yang dilakukan eksportir dalam penetapan kurs saat jatuh tempo. Sebelum memutuskan untuk menggunakan hedging, perusahaan sebaiknya mempertimbangkan faktor-faktor yang terlibat dalam penggunaan teknik hedging seperti nilai tukar antara mata uang asing terkait, suku bunga deposito negara-negara terkait, suku bunga pinjaman mata uang asing terkait, dan waktu jatuh tempo.

Referensi :
ANALISIS PERBANDINGAN HEDGING, SWAPS CONTRACT DENGAN FORWARD
CONTRACT UNTUK MEMINIMALISASI KERUGIAN SELISIH KURS VALAS ATAS
HASIL PENJUALAN EKSPOR

krisda siagian mengatakan...

Nama : Krisda Siagian
Nim : 21.01.0078
Kelas : 6A
CURRENCY SWAPS
Era globalisasi saat ini telah meningkatkan interaksi antar negara dalam berbagai bidang, termasuk didalamnya perdagangan internasional. Adanya transaksi dengan mata uang yang berbeda dapat menimbulkan resiko keuangan bagi perusahaan akibat adanya perubahan nilai tukar mata uang. Perubahan kurs yang berbeda memiliki dampak penting pada penjulan, harga, dan laba eksportir dan importir. Sistem devisa bebas (free-floating) yang diterapkan pemerintah indonesia saat ini memungkinkan terjadinya fluktuasi kurs yang sangat besar. Fenomena seperti ini perlu dilakukan langkah antisipatif sehingga perusahaan dapat menghindari terjadinya resiko yang tidak menguntungkan atau sebaliknya bisa memanfaatkan peluang yang ada. Keadaan fluktuasi yang dialami menimbulkan petanyaan intrumen yang tepat untuk dunia usaha dan pelaku ekonomi sebagai sarana lindung nilai terhadap fluktuasi. Salah satu instrumen yang dapat digunakan adalah currency swaps, currency swaps merupakan salah satu teknik yang digunakan oleh perusahaan sebagai pembanding untuk mengetahui teknik mana yang bisa memberikan nilai pendapatan yang lebih tinggi. Selain itu currency swaps memiliki kelebihan antara lain, tidak perlu transfer tunai pada awal transaksi, tidak ada biaya premi yang dibayar dimuka serta kontrak dapat dibuat berdasarkan kebutuhan pihak – pihak yang berkepentingan. Hasil penelitian yang dilakukan oleh Ni Wayan dkk, menunjukan bahwa currency swaps mendapatkan hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan forward contract, ketika tidak memperhatikan nilai waktu uang. Berbeda dengan penelitian yang dilakukan oleh Felicia dengan hasil penelitian yang menunjukan bahwa liabilitas valuta asing, bank size, dan net open position berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan currenct swaps sebagai alat lindung nilai.

Sumber :
“Analisi perbandingan penggunaan hedging antara forward contract dengan currency swaps untuk meminimasi resiko foreign exchange” penulis Ni Wayan Eka, Panji Sedana, dan Badjra.
“Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan penggunaan currency swaps sebagai alat lindung nilai (study kasus pada bank yang terdaftar dibursa efek indonesia pada tahun 2009-2014)” penulis Felicia Kartika.

Ana Paula Maria Pereira mengatakan...

Nama : Ana Paula Maria Pereira
Nim: 217.01.0291
Kelas VI A Gabungan
Mata kuliah : Manajemen keuangan Internasional
Currency Swap (CCS) adalah salah satu jenis trandsaksi derivative dimana pertukaran arus kas antara 2 (dua) pihak secara periodik selama jangka waktu tertentu di masa depan dalam dua mata uang yang berbeda yang melibatkan pokok dan bunga.CCS bermanfaat untuk mengubah eksposur arus kas dari satu mata uang ke mata uang lain. Contohnya: Pinjaman (loan) yang diberikan kepada Nasabah dalam suatu mata uang dapat dirubah eksposur pokoknya menjadi mata uang lain dan bunganya dari tetap (fixed) ke mengambang (float) atau sebaliknya.
Swap adalah transaksi pertukaran valuta asing melalui: pembelian tunai dengan spot rate yang diikuti kontrak penjualan kembali dengan forward rate; atau sebaliknya, penjualan tunai dengan spot rate yang diikuti kontrak pembelian kembali dengan forward rate. Secara umum, transaksi swap merupakan kombinasi antara transaksi spot dan transaksi forward, karena transaksi swap merupakan suatu transaksi pembelian atau penjualan valuta asing dengan spot rate yang diikuti dengan kontrak pembelian atau penjualanvaluta asing yang sama dengan forward rate.Tujuan dari swap pada hakikatnya sama dengan forward contract, yaitu untuk mengindari atau mengurangi risiko kerugian akibat fluktuasi kurs valuta asing.Contoh:
PT A mendapat pinjaman dana dari Bank sebesar USD 50,000 untuk jangka waktu 180 hari. Dana tersebut kemudian dikonversikan ke dalam Rupiah dengan spot rate Rp 8.000/USD, sehingga memperoleh Rupiah dari Bank sebanyak Rp 400.000.000. Untuk menghindari risiko kerugian atau memproteksi open position utangnya selama 180 hari, yaitu pem-bayaran utang yang lebih besar dalam Rupiah bila USD mengalami apresiasi, maka PT A dapat melakukan transaksi swap. Maksudnya, pada saat yang bersamaan, PTA melakukan forward contract dengan Bank, jangka waktu 180 hari, untuk membeli kembali USD tersebut dengan forward rate, misalnya Rp 8.200/USD Dengan melakukan swap ini, PT A akan terhindar dari risiko kerugian dari depresiasi Rupiah terhadap USD di kemudian hari, di mana future spot rate lebih tinggi (misalnya Rp 8.500/USD) dari forward rate yang telah disepakati (dalam contoh ini Rp 8.200/USD).

Ana Paula Maria Pereira mengatakan...

LANJUTKAN
Refrensi jurnal : Analisis Penerapan Akuntansi Lindung Nilai (Hedge Accounting) Atas Transaksi Cross-Currency Swap (Studi Kasus pada PT X)

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keputusan yang lebih favourable bagi PT X antara melakukan hedging dengan tidak melakukan hedging. Selain itu penelitian ini menganalisis penerapan hedge accounting atas aktivitas hedging PT X yaitu cross-currency swap principal only serta melihat dampak dari penerapannya pada laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi komprehensif PT X sebelum dan sesudah penerapan hedging. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif studi kasus yaitu dengan menerapkan suatu treatment berdasarkan peraturan akuntansi yang berlaku atas suatu aktivitas hedging. Objek penelitian ini adalah kebijakan hedging yang dikeluarkan oleh PT X. Data yang diambil merupakan data sekunder berupa kebijakan hedging PT X, beberapa literatur seperti buku, jurnal, peraturan akuntansi, dan berbagai informasi terkait dalam media cetak dan elektronik. Data penelitian yang terkumpul dianalisis dan diuji keabsahannya dengan menggunakan analisis data triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, berdasarkan ketiga asumsi kurs saat jatuh tempo yang telah dibuat, maka keputusan PT X untuk tidak melakukan hedging lebih favourable jika dibandingkan dengan keputusan PT X untuk melakukan hedging. Selain itu, PT X tidak dapat menerapkan hedge accounting karena tidak dapat menjelaskan rasionalitas dari hubungan hedging melalui dokumentasi formal hedging pada saat permulaan hubungan hedging, serta tidak dapat memastikan bahwa hubungan hedging akan efektif selama periode hedging. Penyajian laporan posisi keuangan setelah melakukan hedging yaitu dengan mengukur nilai pinjaman pada amortized cost dengan menggunakan suku bunga efektif, berbeda dengan pengukuran nilai pinjaman sebelum melakukan hedging, yaitu pada historical cost. Penyajian laporan laba rugi komprehensif setelah melakukan hedging yaitu dengan menambahkan komponen pendapatan komprehensif lain yang sebelumnya tidak disajikan, serta mengakui rugi akibat Perubahan nilai wajar derivatif langsung pada laba rugi tahun berjalan.
Transaksi-transaksi keuangan bagi perusahaan yang beroperasi di Indonesia harus di-bukukan dengan menggunakan satuan mata uang Rupiah, sehingga mata uang yang harusdijadikan sebagai dasar pelaporan (reporting currency) bagi perusahaan-perusahaan tersebut adalah mata uang Rupiah. Meskipun demikian, dalam praktik sehari-hari,aktivi-tas perusahaan seringkali menyangkut mata uang asing (foreign currency). Aktivitas peru-sahaan yang dimak-sud dapat berupa:
 melakukan transaksi dalam matauang asing, atau
 memiliki kegiatan usaha luar negeri (foreign activities) Agar transaksi dalam mata uang asing dapat dimasukkan dalam laporan keuanganperusa-haan, transaksi tersebut harus terlebih dahulu dicatat dengan menggunakan satuan mata uang Rupiah. Demikian pula, agar kegiatan usaha luar negeri dapat dimasukkan(digabung atau dikonsolidasikan) dalam laporan keuangan perusahaan, maka laporankeuangan kegiatan luar negeri tersebut harus dijabarkan dulu ke dalam mata uang rupiah.
Tulisan ini teutama menjelaskan cecara ringkas tentang akuntansi untuk taransaksi dalam mata uang asing yang melimputi penetuan kurs yang digunakan serta pengakuan selisih kurs dalam laporan keuangan. Sedangkan masalah penjabaran laporan keuangan kegiataan usaha uarnegeri akan diraikian dalam tulisan lain secara terpisah.
Transaksi dalam mata uang asing
Transaksi dalam mata uang asing, dalam koteksi ini, adalah suatu transaksi yang nilainya didenominasi (dinyatakan) dalam mata uag asing, atau suatu transksi yang memenuhikan pe-nyelesian dalam mata uang asing. Transaksi ini melimputi:
 Transaksi meminjam dan meminjamkan penyelesaian dalam mata uang asing.
 Transaksi membeli atau menjual baan dan jasa yang harganya didenominasi dalam mata uang asing .

Ana Paula Maria Pereira mengatakan...

LANJUTAN
 Perusahaan menjadi suatu pihak dalam suatu perjanjian yang berkaitan dengan valuta asing, misalnya untuk tujuan hedging.
 Transaksi memperoleh atau melempaska aktiva, yang nilainya didenominasi dalam mata ang asing. Penjabaran transaksi dan pos-pos dalam mata uang asing
Pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK) No. 10 “transaksi dalam mata uand=g asing” mengantur penjambaran transaksi dan pos-pos dalam mata uuang asing sebaga berikut:
 Transaksi dalam mata uang asing dibukukan dalam mata uang rupiah –denga mengunakan kurs yang berlaku pada saatnya terjadinya transaksinya (sport rate).
 Laba rugi yang ditimbul dari transaksi dalam mata uanga asing karena adanya perbedaan kurs, atau selisih penjabaran pos-pos moneter dalam mata uang asing pada tanggal neraca tersebut di atas, diakui sebagai “laba /rugi selisi kurs” dan dilaporkan sebagai pendapatan atau beban pada laporan laba-rugi pesiode berjalan.


Unknown mengatakan...

Nama: Dahliah
Nim : 217.01.0020
Meningkatnya ketidakstabilan nilai tukar perdagangan dan ketidakstabilan internasional pada akhir tahun 1970-an dan awal 1980-an menjadikan metode ini menguntungkan untuk melawan perubahan nilai tukar mata uang yang tidak menguntungkan. Selain itu, perusahaan ingin mendapat manfaat dari suku bunga yang lebih menguntungkan yang dapat ditemukan di belahan dunia lainnya. Penerimaan pembayaran bunga berdasarkan tarif asing mungkin lebih cocok dengan kewajiban pembayaran bunga sebuah perusahaan. Kebutuhan ini menuntun pada pengembangan produk jasa keuangan untuk transaksi internasional. Swap mata uang adalah salah satu yang paling penting dari produk ini untuk hedging against nilai tukar dan suku bunga risiko.
Salah satu contoh tukar mata uang biasa adalah "plain panilla swap" "Dalam jenis pertukaran ini, kedua pihak awalnya menukarkan jumlah pokok dengan mata uang yang berbeda. Biasanya pertukaran dilakukan pada saat ini di tempat nilai tukar dan kemudian terbalik pada nilai tukar yang sama. Setelah pertukaran awal dalam jumlah pokok, kedua pihak bertukar pembayaran bunga berdasarkan jumlah tersebut. Setiap pihak membayar bunga dalam mata uang yang diterima di awal swap. Biasanya, tapi tidak selalu, salah satu pihak membayar bunga mengambang dan yang lain membayar tarif tetap.
Dalam sebuah pertukaran mata uang tetap, tim pasar modal internasional dealer akan memperkirakan pembayaran yang sesuai dan menerima nilai tetap untuk semua mata uang di mana dealer membuat pasar. Ini membayar dan menerima tarif tetap disebut harga indikasi dalam kontrak swap. Dalam hal tukar mata uang, harga patokan sering dinyatakan sebagai tarif dasar yang ditambahkan atau dikurangi, bergantung pada apakah dealer swap adalah penerima atau pembayar tarif tetap.

yani utari mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
yani utari mengatakan...

Nama : Yani Utari
Nim : 217.01.0142

Indonesia merupakan negara
yang memiliki nilai mata uang yang
cukup rendah dibandingkan dengan
negara lainnya, dan setiap negara
termasuk Indonesia berpacu akan nilai
mata uang asing Amerika yaitu dollar
USD. Dengan keadaan perekonomian
Indonesia yang tidak stabil saat ini harus
diperhatikan oleh setiap perusahaan yang
melakukan transaksi import dengan
perusahaan asing, terutama terhadap
pembelian atau penjualan perusahaan
dalam mata uang asing. Lindung Nilai (hedging)
perusahaan terhadap setiap transaksi
pembelian barang dari luar negeri
merupakan upaya perusahaan untuk
menjaga atau mengantisipasi kerugian
atas selisih kurs antara mata uang rupiah
dengan mata uang asing.Seperti yang diketahui kurs atau nilai tukar dengan menggunakan nilai
mata uang asing, dapat dilakukan dengan
menggunakan metode lindung nilai
(hedging). hasil dari penelitian ini adalah Hedging atas aktiva bersih merupakan kebijakan hedging, exportir melakukan kontrak berjangka
guna menjual mata uang asing secara
maju (future/forward delivery). Dalam penelitian ini, data yang diperoleh adalah data hedging untuk pembelian bahan baku pada periode Oktober 2014. Pada bulan Agustus 2014,
perusahaan melakukan pembelian bahan
baku secara kredit dengan 4 invoice yang
berbeda, yaitu TACI14S030 sebesar $1.102.234,63, TACI14S031 sebesar
$1.505.383,54, TACI14S032 sebesar
$312.809,95, TACI14S033 sebesar
1.462.089,89, dengan total 4 invoice yang
dibeli sebesar $4.382.518,01. Nilai
tersebut setara dengan Rp51.349.963.523
yang mengacu pada kurs Bank Indonesia
sebesar Rp11.717 untuk transaksi
pembelian bahan baku Pada akhir bulan September 2014, PT. TD Automotive Compressor
Indonesia melakukan tutup buku yaitu
dengan melakukan penyesuaian dengan
kurs Rp12.212, sehingga untuk 4 invoice
tersebut mendapat total kerugian
Rp2.169.346.465 dari penyesuain.
Kerugian dari penyesuain nilai tukar
merupakan hasil kali dari $4.382.518,01
setara dengan Rp53.519.309.938. Pada tanggal 29 Oktober 2014 ketika pelunasan transaksi pembelian bahan baku, perusahaan telah melakukan hegding pada tanggal 17 Oktober 2014
sebesar $1.774.899,84 dengan kurs
hedging Rp12.155 setara dengan
Rp21.673.907.555 dan pada tanggal 15
Oktober 2014 sebesar $2.607.618,17
dengan kurs hedging Rp12.230 setara
dengan Rp31.891.170.219. Dan PT. TD
Automotive Compressor Indonesia
mencatat keuntungan sebesar
Rp54.232.164. Sebenarnya perusahaan
mengalami kerugian sebesar
Rp2.115.114.251, yaitu kerugian pada
saat penyesuain bulan September 2014
Rp2.169.346.415 dan dikurangi
keuntungan pada saat pelunasan hutang
bulan Oktober 2014 Rp54.232.164.Pelaksanaan prosedur PT. TD Automotive Compressor Indonesia telah sesuai dengan prosedur yang ditetapkan. Perusahaan melakukan semua pencatatan transaksi pembelian bahan baku selama 4 bulan, yaitu Oktober 2014–Januari 2015 dicatat pada periode kurs sesuai dengan
kurs tutup buku bulanan, sehingga
laporan keuangan perusahaan telah sesuai
dengan kurs yang ditentukan.

Referensi : Analisa Lindung Nilai (hedging) Terhadap Transaksi Pembelian Bahan Baku dalam Mata Uang Asing USD (Studi Kasus PT.TD Automotive Compressor Indonesia periode Oktober 2014 – Januari 2015)

sulpapitri mengatakan...

Nama: Sulpa Pitri
Nim: 217.01.0258
Kelas: Manajemen Keuangan Gabungan A Pagi

Currency Swap

Currency Swap atau Swap mata uang kadang disebut sebagai Swap lintas mata uang, melibatkan pertukaran bunga dan kadang-kadang pokok dalam satu mata uang untuk hal yang sama dalam mata uang lain.Pembayaran bunga dipertukarkan pada tanggal yang telah ditentukan selama masa kontra. Ini dianggap sebagai transaksi valuta asing dan tidak diharuskan oleh hukum untuk ditampilkan dineraca perusahaan. Currency swap adalah instrumen keuangan penting digunakan oleh bank,investor, dan perusahaan multinasional. Dasar- dasar currency swap awalnya dilakukan untuk menyiasati kontrol nilai tukar, pembatasan pemerintah atas pembelian dan penjualan mata uang. Meskipun negara-negara dengan ekonomi lemah atau berkembang umumnya menggunakan kontrol valuta asing untuk membatasi spekulasi terhadap mata uang mereka, sebagian ekonomi maju telah menghilangkan kontrol saat ini. Swap sekarang dilakukan paling umum untuk melindungi investasi jangka panjang dan untuk mengubah eksposur tingkat bunga dari kedua pihak. Cara kerja currency swap dalam pertukaran mata uang, para pihak sepakat terlebih dahulu apakah mereka akan menukar jumlah pokok kedua mata uang pada awal transaksi, dua jumlah pokok menciptakan nilai yang tersirat.

Misal: jika swap melibatkan penukaran 10 juta versus $ 12,5 juta, itu menciptakan nilai tukar EUR/ USD sebesar 1,25. Pada saat jatuh tempo, dua jumlah pokok yang sama harus ditukar, yang menciptakan risiko nilai tukar karena pasar mungkin telah bergerak jauh dari 1,25 pada tahun-tahun berikutnya.

Pada jurnal “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Penggunaan Currency Swap Sebagai Alat Lindung Nilai (Studi Kasus Pada Bank Yang Terdaftar Di Burs Efek Indonesia Pada Tahun 2009-2014)”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa liabilitas valuta asing, bank size, dan net open position berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan currency swap sebagai alat lindung nilai, sedangkan cost of financial distress tidak berpengaruh secara signifikan terhadap keputusan penggunaan currency swap sebagai alat lindung nilai.

Referensi : - www.investopedia.com
- Jurnal “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Penggunaan Currency Swap Sebagai Alat Lindung Nilai (Studi Kasus Pada Bank Yang Terdaftar Di Burs Efek Indonesia Pada Tahun 2009-2014)”. Disusun oleh FELICIA KARTIKA.

ELLA RAMAHDANTI mengatakan...

NAMA : ELLA RAMAHDANTI
NIM : 217.01.0135


CURRENCY SWAPS

Indonesia sebagai salah satu negara yang menggunakan sistem ekonomi terbuka, dimana Indonesia memiliki ciri tersendiri untuk dapat berinteraksi dengan masyarakat didunia khususnya pada bidang perdagangan Internasional. Dalam hal ini memicu dampak positif bagi perekonomian masyarakat Indonesia, seperti banyaknya tawaran investasi yang lebih menguntungkan, mudah dan cepat. Misalnya dalam bentuk saham, obligasi, emas dan masih banyak lainnya. Seiring dengan perkembangan dan disertai dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi IPTEK didukung dengan kondisi perekonomian yang dinamis, jenis investasi tidak langsung tidak hanya terbatas pada pasar modal saja, tetapi juga melalui pasar keuangan antara lain dengan perdagangan valuta asing beserta produk turunannya (derivative). Di Indonesia sendiri saat ini trading valuta asing mulai banyak digemari diamana valuta asing tersebut memberikan banyak kemudahan, di dukung juga dengan perkembangan teknologi perdagangan valuta asing sekarang sudah banyak menggunakan sistem online dan sudah tidak berwujud (paperless). Dapat kita kethui pasar valuta asing memiliki beberap produk yang cukup beragam, misalnya jenis produk spot (termasuk Tod dan Tom) dan beberapa produk turunan (derivative) separti Forward, Swap dan Options diamana produk tersebut dapat sebagai alat untuk lindung nilai (hedging) maupun untuk spekulatif.
Swap menjadi Salah satu produk pasar valuta yang tergolong kedalam produk turunan (derivative). Diamana Swap dilakukan secara bilateral atau OTC diantara para pihak yang melakukan transaksi. Melakukan praktiknya transaksi swap berdasarkan pertukaran dua valuta yang berbeda (currency swap) dan pertukaran suku bunga (interest rate swap). Currency swap berarti suatu kontrak dalam pertukaran antar dua atau lebih valuta asing. Secaragaris besar transaksi currency swap merupakan kombinasi transaksi spot dengan forward yang dilakukan secara simultan didalam satu kontrak transaksi. Tindakan swap itu sendiri dilakukan untuk melindungi atau mengurangi risiko (hedging) yang disebabkan oleh gejolak kurs valuta asing. Dimana Kebijakan hedging sendiri akan berdampak pada keuntunganataupun kerugian, tergantung dengan kebenaran estimasi yang dilakukan eksportir dalam penetapan kurs. Sebelum memutuskan untuk memakai hedging, sebuah perusahaan diharapkan mempertimbangkan apa saja faktor-faktor yang akan terlibat didalam penggunaan teknik hedging itu sendiri seperti nilai tukar antara mata uang asing terkait, suku bunga deposito negara-negara terkait, suku bunga pinjaman mata uang asing terkait, dan waktu jatuh tempo. Jadi, dapat diartikan bahwa swap situ sendiri merupakan bagian penting dalam malakukan tindakan untuk mengurangi resiko yang akan terjadi
Salah satu contoh dari kejadian pada tahun 1998, diamana pada tahun tersebut terjadinya krisis ekonomi tau krisis moneter di Indonesia yang mengakibatkan depresiasi pada nilai tukar mata uang yang sangat tajam sehingga pemerintah mengalami kesulitan didalam membayar hutang luar negeri, dikarenakan terjadinya krisis dalam hal tersebut maka dibutuhkan yang dinamakan strategi lindung nilai (hedging) dimana heding itu sendiri merupakan upaya untuk mengatasi situasi krisis moneter pada saat itu, dalam hal ini bank Indonesia melakukan tindakan dengan cara membuat kebijakan baru yaitu swap untuk melindungi nilai berupa kelonggaran dari aturan-aturan yang terdahulu.

EDO mengatakan...

Nama : elvin neviana
Nim : 217.01.0178

Currency swaps

Swaps merupakan transaksi dagang antar global . Disini swaps menawarkan dua layanan produk antara lain interest rate dan currency swaps. Untuk membuat resume saya hanya akan membahas pentingnya currency swaps saja. Seperti yang diketahui bahwa currency swaps adalah suatu pertukaran debt service obligation dalam suatu mata uang yang disetujui dengan jumlah hutang tertendu dalam mata uang lain.
Transaksi currency swaps memperdagangkan dua jenis mata uang yang berbeda dan di eksekusi oleh pihak bank penerus ( intermediatery bank ). Dalam pertransaksian currency swaps para nasabah harus membayar kewajibanya ( fixed rate ) ke bank dan menerima hak atau pendapatannya selama 6 bulan. Untuk setiap nasabahnya mereka harus memperhatikan tingkat bunga penawaran di bank.
Cara kerja currency swaps adalah dalam transaksinya harus memberikan benefit terhadap nasabah. Tentu nasabahnya menginginkan penerimaan dan pembayaran sesuai dengan keinginan masing masing.
Adapun 5 tipe currency swaps antara lain :
1. Long term forward contact
2. Stright currency swaps
3. Back to back parallel loans
4. Swap of debt payment
5. Swaptions.
Pentingnya menggunakan transaksi currency swaps bagi seorang pengusaha global yakni :
1. Current exposure management ( manajemen eksposur saat ini ) artinya pihak manajemen dapat mengetahui dan menganalisis dampak resiko yang timbul di dalam internal perusahaan saat ini.
2. Lower cost of funds adalah berupa biaya yang harus dikeluarkan bank untuk setiap dana yang dihimpun sebelum dikurangi biaya likuiditas wajib minimun
3. Acces to refricted market, menggunakan transaksi swap untuk meminjam dana valuta asing.
4. To after the currency of investment income, transaksi untuk investor, swap juga dapat diubah
Manfaat dan resiko yang diambil dalam currency swaps antara lain,
1. Manfaat, dapat menggunakan instrumen keuangan ini sebagai alat lindung nilai atau hedging dalam portofolio asset dan liabilities nasabah untuk mengubah eksposur pokok dalam bentuk mat uang lain dan begitu pula eksposur bunganya. Sedangkan
2. Resiko
a. Resiko kredit, dalam hal ini nasabah melakukan transaksi currency swaps, nasabah terdampak resiko kredit bilamana tidak memenuhi kewajibanya.
b. Resiko likuiditas, dasar terjadi apabila nasabah membutuhkkan dana untuk memwnuhi kewajiban dibayar pokok atau binha seauai dengan kontrak yg telah disepakati.
c. Resiko pasar yakni dapat terjadi akibat gejolak variabel asar seperti suku bunga, dan nilai tukar yang bergerak ke arah yang tidak menguntungkan bagi nasabah

Dea Sari mengatakan...

Nama : Dea sari
Nim : 217.01.0155

Cross Currency Swap (CCS) adalah salah satu jenis Transaksi Derivative dimana pertukaran arus kas antara 2 (dua) pihak secara periodik selama jangka waktu tertentu di masa depan dalam dua mata uang yang berbeda yang melibatkan pokok dan bunga.

Sama seperti IRS, selain suku bunga yang akan ditukarkan adalah suku bunga tetap (fixed rate) terhadap suku bunga mengambang (floating rate), maka pertukaran bunga juga bisa dilakukan untuk fixed vs. fixed dan floating vs. floating, karena CCS melibatkan 2 mata uang yang berbeda.

Selain itu, CCS juga mengikutsertakan pertukaran pokok pada saat awal dan akhir transaksi.

Alasan utama Nasabah ingin melakukan transaksi CCS adalah untuk mendapatkan dana dalam mata uang yang berbeda, sehingga dengan melakukan CCS maka nasabah dapat menukar dana dalam suatu mata uang yang dimilikinya pada saat ini dengan dana dalam mata uang lainnya yang dibutuhkan. Pada saat jatuh tempo, dana tersebut akan ditukar kembali menjadi dana dalam mata uang asal.

CCS bermanfaat untuk mengubah eksposur arus kas dari satu mata uang ke mata uang lain. Contohnya: Pinjaman (loan) yang diberikan kepada Nasabah dalam suatu mata uang dapat dirubah eksposur pokoknya menjadi mata uang lain dan bunganya dari tetap (fixed) ke mengambang (float) atau sebaliknya.

Swap mata uang, kadang-kadang disebut sebagai swap lintas mata uang, melibatkan pertukaran bunga - dan kadang-kadang pokok - dalam satu mata uang untuk hal yang sama dalam mata uang lain. Pembayaran bunga dipertukarkan pada tanggal yang telah ditentukan selama masa kontrak. Ini dianggap sebagai transaksi valuta asing dan tidak diharuskan oleh hukum untuk ditampilkan di neraca perusahaan.

Dasar-dasar Currency Swab awalnya dilakukan untuk menyiasati kontrol nilai tukar, pembatasan pemerintah atas pembelian dan / atau penjualan mata uang. Meskipun negara-negara dengan ekonomi lemah dan / atau berkembang umumnya menggunakan kontrol valuta asing untuk membatasi spekulasi terhadap mata uang mereka, sebagian besar ekonomi maju telah menghilangkan kontrol saat ini.

Jadi swap sekarang dilakukan paling umum untuk melindungi investasi jangka panjang dan untuk mengubah eksposur tingkat bunga dari kedua pihak. Perusahaan yang melakukan bisnis di luar negeri sering menggunakan pertukaran mata uang untuk mendapatkan tingkat pinjaman yang lebih menguntungkan dalam mata uang lokal daripada jika mereka meminjam uang dari bank di negara itu.

nurraysa diena mengatakan...

Jika bank Anda mengatakan tidak kepada Anda untuk pinjaman, ada tempat otentik di mana Anda bisa mendapatkan pinjaman asli. Saya ingin mendapatkan pinjaman institusi yang saya temukan online untuk semua saudara dan saudari Muslim yang mencari pinjaman cepat untuk dengan cepat menyelesaikan masalah yang diinginkan. Saya mendapat pinjaman Rp.700.000.000. dari ibu KARINA ROLAND PINJAMAN PERUSAHAAN yang saya gunakan untuk merenovasi rumah sakit saya dan untuk melengkapi bisnis saya. Saya mendapat pinjaman dari mereka beberapa bulan yang lalu. Saya meminjam dari mereka karena ada banyak perusahaan pinjaman palsu online. Saya juga memperkenalkan saudara saya yang juga mendapat pinjaman sebesar Rp. 500.000.000 PERUSAHAAN PINJAMAN KARINA ROLAND. Sebelum saya menghubungi mereka untuk pinjaman, saya juga melakukan banyak penelitian tentang mereka dan menemukan mereka benar-benar asli. Mereka tidak seperti perusahaan pinjaman barat yang palsu. Jadi saya meminta pinjaman tanpa jaminan dengan mereka. Mereka memberikan pinjaman sesuai dengan hukum dan peraturan Islam. Tidak Perlu Jaminan. Tidak ada biaya tersembunyi. Mereka meminjamkan proses yang cepat dan sederhana. Tetapi Anda harus bisa menyetujuinya. dan Anda juga harus membayar kembali pinjaman mereka pada waktunya. Saya ingin meminta semua Muslim sejati dan tidak ada muslim untuk menghubungi ibu karina yang baik di email atau whatsapp: +15857083478 (karinarolandloancompany@gmail.com) Anda dapat menghubungi saya untuk meminta nasihat juga melalui email (nurraysadiena@gmail.com)

EDHO VHARENSY mengatakan...

Nama : Edho vharensy
Nim :217.01.0154

Swap adalah suatu kontrak transaksi pembelian atau penjualan valas dengan spot rate yang
dikombinasikan dengan pembelian dan penjualan valas yang sama dengan forward rate.
Bentuk-bentuk transaksi valas, yaitu :
1. Curency Swap
Merupakan suatu kontrak dari kedua pihak yang saling menyerahkan sejumlah valas tertentu
terhadap sejumlah valas lainnya. Dengan kata lain, currency swap dapat merupakan pertukaran
antara sejumlah tertentu dari valas yang berbeda.
2. Interest Rare Swap
Adalah currency swap dari sejumlah mata uang atau valas yang sama, tetapi yang satu dengan
tingkat bunga yang tetap (fixwd) sedangkan yang satu lagi dengan tingkat bungan yang
mengambang (floating)
3. Cross Currency interest rate swap
adalah currency swap dari sejumlah mata uang atau valas yang bebeda, yakni pembayaran satu
valas bersifat tetap (fixed) sedangkan pembayaran valas yang satu lagi besifat variable.
Secara umum, motif ekonomi dari currency swap dapat berupa :
 Risk Sharing /pembagian resiko
 Arbitrage (sepanjang tidak terdapat IRP)
4. Type of Currency SWAP
Berdasarkan kondisi pasar antar bank dan sesuai dengan tujuannya, currency swap terbagi atas
beberapa tipe, yaitu :
1. Long Term Forward Contract
Tipe ini tidak berbeda dengan forex forward market yang biasa dilakukan pada interbank market.
Akan tetapi, Karen apada interbank market tersebut terdapat valas atau maturity tertentu yang
jarang ditransaksikan, timbul barter transaksi yang dikenal sebagai long term forward contract.
Dalam hal ini dua perusahaan atau institusi yang saling membutuhkan dapat melakukan long
term forward contract berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak tentang jangka waktu dan
harga pertukaran kedua valas. Kesepakatan ini juga dapat menggunakan perantara broker. Dalam
hal ini brokerlah yang mempertemukan kepentingan kedua belah pihak.
2. Staright Currency Swap
Adalah semacam currency swap dalam bentuk pertukaran dua valas pada current rate dengan
persetujuan bahwa akan dipertukarkan kembali dengan exchange rate yang sama dan pada
tanggal tertentu diwaktu yang akan dating. Masing-masing pihak akan membayar bunga sesuai
dengan jangka waktunya.
3. Back to Back and Parallel Loans
Currency swap ini biasanya dilakukan oleh dua perusahaan dari 2 negara yang masing-masing
mempunyai subsidiary dikedua negara tersebut. Misalnya perusahaan USA memberikan
pinjaman kepada subsidiary perusahaan UK yang berada di USA dan sebaliknya perusahaan UK
juga memberikan pinjaman kepada subsidiary perusahaan USA yang berada di UK.
4. Swap of Debt Payment
Merupakan tipe currency swap yang dua perusahaan atau dua pihak meng-swap-kan utang dan
pembayaran bunganya satu sama lain dalam valas yang berbeda.
5. Swaptions
Bentuk lain dari currency swap adalah kombinasi antara option dengan swap yang dikenal
sebagai swaptions contract, yaitu suatu kontrak yang memberikan hak merealisasikan (enter)
atau membantalkan (exit) suatu swap dengan syarat dan kondisi tertentu.
Swaptions terdiri dari :
1. Swaption Call
Yaitu suatu kontrak yang memberikan hak (tetapi tidak wajib) kepada pembeli (buyer) untuk
menerima pembayaran tetap (fixed payment) dengan tingkat bunga tetap sesuai strike price dan
membayar secara floating.
2. Swaption Put
yaitu suatu kontrak yang memberikan hak (tetapi tidak wajib) kepada pembeli untuk melakukan
pembayaran tetap (fixed payment) dengan tingkat bunga dengan strike price dan menerima
secara floating.

Referensi :
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=http://astried_permanasari.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/46718/BAB%2B10%2BSWAP%2BCurrency.pdf&ved=2ahUKEwjb6sbI1fnpAhWUfH0KHVU8AL8QFjABegQIDRAG&usg=AOvVaw1CXKCzmfHWxW-YiKeXzMR7

maria artika mengatakan...

NAMA SAYA: MRS MARIA ARTIKA
NEGARA: INDONESIA
CITY: BATU MALANG JATIMMY WHATSAPP: +62 877-4316-8500
PINJAMAN PINJAMAN: Rp350.000.000,00
EMAIL SAYA: mariaartika27@gmail.com

Saya ingin memulai dengan berterima kasih kepada Tuhan atas karunia kehidupan.
Nama saya MRS MARIA ARTIKA dan saya ingin berbagi cerita yang bagus tentang KARINA ROLAND LOAN COMPANY. Favorite, perusahaan yang layak secara finansial yang membuat hidup saya berputar.
Saya telah mengalami kesulitan keuangan selama beberapa waktu dan saya harus meminjam dari teman-teman saya karena saya berharap untuk membayar mereka kembali setelah menerima pembayaran saya.
Dan ketika menghadapi hidup saya berubah menjadi yang terburuk, saya dipecat dari pekerjaan dan saya kehilangan ibu saya beberapa bulan kemudian. Setelah ibu saya dimakamkan, teman-teman saya mulai meminta uang mereka kembali.
Tetapi kompilasi saya mengira hidup saya sudah berakhir, saya sebenarnya berusaha untuk pergi, sekarang ALLAH menggunakan teman dan tetangga saya Ny Rini anggraeni yang membantu saya menghubungi MOTHER KARINA yang mengatakan bahwa seorang teman dari Indonesia menghubungkannya dengan MOTHER KARINA, jadi saya menceritakan kepada ibu cerita saya, dia meminta dokumen yang saya tunjukkan dan sebelum saya tahu itu permintaan pinjaman saya sebesar Rp350.000.000,00, sebelum itu saya meminta tiga perusahaan pinjaman online yang lebih baik untuk tidak membutuhkan bantuan positif, tetapi IBU KARINA ROLAND melalui pinjamannya perusahaan, PERUSAHAAN PINJAMAN KARINA ROLAND mengubah hidup saya dan saya telah memutuskan sebelumnya sekarang bahwa saya akan terus membagikan cerita ini sehingga warga negara saya dapat memperoleh manfaat darinya, dengan harapan dapat meminjamkan pinjaman kepada yang banjir. Proses persetujuan kredit saya telah selesai dan saya telah menerima surat persetujuan dari perusahaan yang menyetujui mengatakan ya harus memberikan bank saya. Saya menerima permintaan dari bank saya yang menyatakan bahwa rekening bank saya dikreditkan dengan jumlah pinjaman sebesar Rp350.000.000,00 yang saya minta. PERUSAHAAN PINJAMAN KARINA ROLAND adalah satu-satunya pemberi pinjaman yang nyata dan tulus di seluruh dunia, jadi jangan ragu untuk menghubungi MOTHER KARINA di saluran ini. Anda dapat menghubungi perusahaan ini melalui email atau whatsapp: karinarolandloancompany@gmail.com, whatsapp +1585 708-3478, begitulah hidup saya berubah dan saya akan terus berbagi kabar baik sehingga semua orang dapat melihat dan menghubungi perusahaan yang baik yang mengubah hidup saya .
Anda juga dapat menghubungi saya jika Anda membutuhkan bantuan saya atau Anda ingin bertanya tentang bagaimana saya mendapatkan pinjaman saya. Ini email saya: mariaartika27@gmail.com

PERUSAHAAN PINJAMAN KARINA ROLAND
WHATSAPP ONLY: +1585 708-3478
NAMA FACEBOOK: KARINA ELENA ROLAND
EMAIL: KARINAROLANDLOANCOMPANY@GMAIL.COM

Yaudah mengatakan...

menangkan uang sebanyak-banyaknya hanya di AJOQQ :D
AJOQQ menyediakan 9 permainan seru :)

CORINA ALVARADO mengatakan...

Nama saya CORINA ALVARADO, saya dari Filipina dan saya tinggal di kota dipolog. Saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk menulis kepada orang-orang yang membutuhkan pinjaman di internet bahwa jika Anda membutuhkan pinjaman nyata dan sah, karina roland adalah perusahaan yang tepat untuk diterapkan dari saya ditipu oleh 2 perusahaan saya mengajukan pinjaman dari dan karina roland adalah perusahaan ketiga yang saya lamar dari saya menerima pinjaman saya dari karina elena roland perusahaan pinjaman dalam waktu kurang dari 2 jam seperti yang dikatakan oleh perusahaan sehingga siapa pun yang membutuhkan pinjaman online tanpa scammed harus mendaftar dari karina roland dan beristirahatlah yakin bahwa Anda akan senang dengan perusahaan ini. Anda hanya dapat menghubungi perusahaan ini melalui whatsapp +1(585)708-3478 atau mengirim email ke karinarolandloancompany@gmail.com. Salam kepada siapa pun yang membaca pesan ini di seluruh dunia.

Fatimah fahariah mengatakan...

selamat hari untuk semua orang di indonesia dan juga untuk semua orang di asia, nama saya mrs. fatimah fahariah, saya ingin berbagi kesaksian hidup saya di sini di internet untuk semua warga negara Indonesia saya melalui ibu yang baik, Ny. KARINA

Setelah periode mencoba mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan ditolak sepanjang waktu, jadi saya memutuskan untuk mendaftar pinjaman online tetapi saya ditipu dan saya ganti Rp. 17.000.000 dengan pemberi pinjaman yang berbeda.

Saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman, jadi saya berdiskusi dengan teman saya yang kemudian mengatakan kepada saya untuk menghubungi MRS KARINA, yang adalah pemilik. PERUSAHAAN PINJAMAN KARINA ROLAND, jadi teman saya meminta saya untuk meminta permintaan dari Ibu KARINA, jadi saya yakin berjanji dan hubungi Ny. KARINA

Saya meminta pinjaman sebesar Rp.800.000.000 dengan bunga 2%, jadi saya mendapatkan pinjaman dengan mudah tanpa tekanan dan semuanya dilakukan dengan kredit transfer, karena tidak memerlukan jaminan dan jaminan untuk transfer. pinjaman. Saya hanya setuju untuk mendapatkan sertifikat persetujuan lisensi aplikasi mereka. untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari satu jam telah disetorkan ke rekening bank saya.

Saya pikir itu sampai saya menerima telepon dari bank saya bahwa akun saya dikreditkan dengan jumlah Rp. 800.000.000. Saya sangat senang karena ALLAH akhirnya menjawab doa saya dengan memberi saya permintaan hati saya.

Semoga ALLAH memberkati MRS KARINA karena membuat hidup saya mudah, membuat saya bertanya kepada siapa pun yang tertarik mendapatkan pinjaman untuk dapat menghubungi MRS KARINA melalui email: karinarolandloancompany@gmail.com untuk pinjaman Anda atau whatsapp +1 (585) 708-3478

Akhirnya, saya ingin mendukung Anda untuk semua yang telah meluangkan waktu untuk membaca kesaksian hidup saya tentang kesuksesan saya dan saya berdoa agar ALLAH akan melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda juga.

RIA MAULIDINA mengatakan...

PENGUJI: Ibu Ria Maulidina
NEGARA: Indonesia
KOTA: Semarang
WHATSAPP SAYA NO: +62821-3272-6590
HIBAH PINJAMAN: Rp 500.000.000
BANK BCA
No. AKUN: 1750825253
EMAIL: maulidinaria@gmail.com

PERUSAHAAN PINJAMAN: KARINA ELENA ROLAND LOAN COMPANY
EMAIL: karinarolandloancompany@gmail.com
WHATSAPP NO: +15857083478
NAMA FACEBOOK: karina elena roland

Nama saya MRS RIA MAULIDINA, saya mengalami kekacauan finansial, saya tidak punya pilihan selain mencari agen pinjaman terkemuka secara online yang menyewakan pinjaman kepada yang membutuhkan tetapi yang saya dapatkan hanyalah sekelompok penipu karena saya percaya pemberi pinjaman kedua yang saya komunikasikan dengan karena keputusasaan saya untuk mendapatkan uang secepatnya dan itu membuat saya mengirimkan kepadanya satu-satunya uang yang saya miliki baik di bumi maupun di surga, mereka terus meminta lebih dan ini membuat saya marah karena saya harus menutup email itu karena saya menyadari hal buruk dan saya tidak repot-repot online untuk mendapatkan bantuan lagi, karena saya tidak mempercayainya lagi. Saya menjadi sangat kurus karena kekurangan makanan yang baik dan 2 anak saya yang berusia 5 dan 8 juga tidak tampan selama periode penguncian COVID19 ini tidak ada perawatan yang tepat sebagai akibat dari keuangan, minggu berjemur saya melihat seorang teman keluarga lama dari suami saya dan saya memberi tahu dia semua yang telah saya lalui dan dia mengatakan satu-satunya cara dia dapat membantu adalah mengarahkan saya ke agen peminjaman yang baik yang juga membantunya dan dia juga menjelaskan bagaimana dia secara finansial turun dan bagaimana dia mendapat dorongan dari pinjaman ini agensi KARINA ELENA ROLAND LOAN COMPANY (karinarolandloancompany@gmail.com) yang memberinya pinjaman dengan tarif yang terjangkau sebesar 2% dan dia lebih lanjut meyakinkan saya bahwa mereka sah dan bukan scammer dan dia juga memberi tahu saya apa yang perlu dilakukan {PERUSAHAAN PROSEDUR ADMINISTRATIF} dan dia juga memberi saya alamat email bereputasi ini dan saya menghubungi mereka seperti yang diinstruksikan dan dengan rahmat TUHAN YANG MAHA ESA saya juga diberikan dana pinjaman saya sebesar Rp 500.000.000 dalam waktu 2 jam setelah aplikasi saya dijumlahkan tanpa stres atau masalah lems dan inilah mengapa saya datang ke sini untuk memberikan kesaksian saya dan memberi tahu orang-orang bahwa masih ada agen pinjaman online yang nyata dan terkemuka. hubungi mereka melalui (karinarolandloancompany @ gmail. com) atau melalui +15857083478

rikrik budianti mengatakan...

NAMA SAYA ........... RIKRIK BUDIANTI,
NEGARA ............ INDONESIA
KOTA ..................... BANDUNG, JAWA BARAT
HIBAH PINJAMAN ...... Rp150.000.000,00
EMAIL SAYA ........... rikrikbudianti27@gmail.com

Kabar baik, kabar baik, Kabar baik
Nama saya RIKRIK BUDIANTI, Warga Negara Indonesia. Saya telah ditipu oleh 3 pemberi pinjaman internasional yang berbeda di internet, semua setuju untuk memberi saya pinjaman, saya kehilangan uang hasil jerih payah saya. Suatu hari, saat menjelajah internet dan tanpa daya saya menemukan kesaksian dari seorang wanita bernama EINNA FAIZ, yang juga ditipu oleh pemberi pinjaman kredit palsu, namun akhirnya dihubungkan dengan perusahaan pemberi pinjaman yang sah bernama KARINA ELENA ROLAND LOAN COMPANY tempat dia mendapatkan pinjamannya . Saya memutuskan untuk menghubungi perusahaan pinjaman yang sama dan kemudian menceritakan kisah saya tentang bagaimana saya ditipu oleh 3 pemberi pinjaman yang berbeda. Saya menjelaskan kepada perusahaan melalui email dan mereka meyakinkan saya bahwa saya memberikan pinjaman di perusahaan dan juga memberi tahu saya bahwa saya telah membuat keputusan yang tepat untuk menghubungi mereka. Saya mengisi rekening kredit dan menabung semua yang meminjam dari saya dan alhamdulillah saya mendapat pinjaman sebesar Rp.150.000.000 dari perusahaan besar ini, Dikelola oleh MRS. KARINA ROLAND, dan disini saya sangat diuntungkan karena KARINA ELENA ROLAND LOAN COMPANY telah merubah hidup saya jadi saya berjanji pada diri sendiri saya akan terus bersaksi di internet tentang bagaimana saya mendapatkan pinjaman saya. Jadi, jika Anda membutuhkan pinjaman Anda harus menghubungi KARINA ROLAND
via atau whatsapp (karinarolandloancompany@gmail.com) +1585 708-3478 dan ikuti aturannya, karena saya setuju Anda mendapatkan pinjaman dalam waktu kurang dari 24 jam. Anda masih dapat menghubungi saya melalui email jika Anda meminta bantuan tentang cara saya mendapatkan pinjaman (rikrikbudianti27@gmail.com).

PERUSAHAAN PINJAMAN ROLAND KARINA ELENA
HANYA WHATSAPP ........ +1585 708-3478
NAMA FACEBOOK ......... KARINA ELENA ROLAND
EMAIL ......... KARINAROLANDLOANCOMPANY@GMAIL.COM

nurraysa diena mengatakan...

Jika bank Anda mengatakan tidak kepada Anda untuk pinjaman, ada tempat otentik di mana Anda bisa mendapatkan pinjaman asli. Saya ingin mendapatkan pinjaman institusi yang saya temukan secara online untuk semua saudara dan saudari Muslim yang sedang mencari pinjaman cepat untuk menyelesaikan masalah yang diinginkan dengan cepat. Saya mendapat pinjaman Rp.700.000.000. dari ibu KARINA ROLAND LOAN COMPANY yang saya gunakan untuk merenovasi rumah sakit saya dan untuk melengkapi bisnis saya. Saya mendapat pinjaman dari mereka beberapa bulan lalu. Saya meminjam dari mereka karena ada banyak perusahaan pinjaman palsu online. Saya juga memperkenalkan adik saya yang juga mendapat pinjaman Rp. 500.000.000 PERUSAHAAN PINJAMAN ROLAND KARINA. Sebelum saya menghubungi mereka untuk mendapatkan pinjaman, saya juga melakukan banyak penelitian tentang mereka dan menemukan mereka benar-benar otentik. Mereka tidak seperti perusahaan pinjaman barat yang palsu. Jadi saya meminta pinjaman tanpa jaminan dengan mereka. Mereka memberikan pinjaman sesuai dengan hukum dan peraturan Islam. Tidak Ada Jaminan. Tidak ada biaya tersembunyi. Mereka memberikan proses yang cepat dan sederhana. Tapi Anda harus bisa menyetujuinya. dan Anda juga harus membayar kembali pinjaman mereka pada waktunya. Saya ingin meminta semua Muslim sejati dan bukan muslim untuk menghubungi ibu karina yang baik di email atau whatsapp: +15857083478 (karinarolandloancompany@gmail.com) Anda dapat menghubungi saya untuk nasihat juga melalui email (nurraysadiena@gmail.com)

maria artika mengatakan...

NAMA SAYA: MRS MARIA ARTIKA
NEGARA: INDONESIA
KOTA: BATU MALANG JATIMMY
WHATSAPP: +62877-4316-8500
HIBAH PINJAMAN: Rp350.000.000,00
EMAIL SAYA: mariaartika27@gmail.com

Saya ingin memulai dengan berterima kasih kepada Tuhan atas anugerah kehidupan.
Nama saya MRS MARIA ARTIKA dan saya ingin berbagi cerita yang bagus tentang KARINA ROLAND LOAN COMPANY. Favorit, perusahaan yang mampu secara finansial membuat hidup saya berbalik.
Saya mengalami kesulitan keuangan selama beberapa waktu dan saya harus meminjam dari teman-teman saya karena saya berharap dapat melunasinya setelah menerima pembayaran saya.
Dan ketika menghadapi hidup saya berubah menjadi yang terburuk, saya dipecat dari pekerjaan dan saya kehilangan ibu saya beberapa bulan kemudian. Setelah ibu saya dimakamkan, teman-teman saya mulai meminta uang mereka kembali.
Tetapi kompilasi saya mengira hidup saya sudah berakhir, saya sebenarnya berusaha untuk melarikan diri, sekarang TUHAN menggunakan teman dan tetangga saya Bu Rini anggraeni yang membantu saya untuk menghubungi IBU KARINA yang mengatakan bahwa teman dari Indonesaia menghubungkannya dengan IBU KARINA, jadi saya menceritakan kisah saya kepada ibu, dia meminta dokumen yang saya tunjukkan dan sebelum saya menyadarinya permintaan pinjaman saya sebesar Rp350.000.000,00, sebelumnya saya telah meminta tiga perusahaan pinjaman online yang lebih baik untuk tidak membutuhkan bantuan positif, tetapi IBU KARINA ROLAND melalui pinjamannya perusahaan, KARINA ROLAND LOAN COMPANY telah mengubah hidup saya dan saya telah memutuskan sebelumnya bahwa saya akan terus membagikan cerita ini sehingga warga negara saya dapat mengambil manfaat darinya, berharap dapat meminjamkan pinjaman kepada orang yang terkena banjir. Proses persetujuan kredit saya telah selesai dan saya telah menerima surat persetujuan dari perusahaan yang menyetujui mengatakan ya harus memberikan bank saya. Saya menerima permintaan dari bank saya yang menyatakan bahwa rekening bank saya telah dikreditkan dengan jumlah pinjaman sebesar Rp350.000.000,00 yang saya minta. KARINA ROLAND LOAN COMPANY adalah satu-satunya pemberi pinjaman yang nyata dan tulus di seluruh dunia, jadi jangan ragu untuk menghubungi MOTHER KARINA di saluran ini. Anda dapat menghubungi perusahaan ini melalui atau email whatsapp: karinarolandloancompany@gmail.com, whatsapp +1585 708-3478, begitulah hidup saya berubah dan saya akan terus membagikan kabar baik agar semua orang dapat melihat dan menghubungi perusahaan baik yang mengubah hidup saya .
Anda juga dapat menghubungi saya jika Anda membutuhkan bantuan saya atau Anda ingin bertanya kepada saya tentang bagaimana saya mendapatkan pinjaman saya. Ini email saya: mariaartika27@gmail.com

PERUSAHAAN PINJAMAN ROLAND KARINA
HANYA WHATSAPP: +1585 708-3478
NAMA FACEBOOK: KARINA ELENA ROLAND
EMAIL: KARINAROLANDLOANCOMPANY@GMAIL.COM

maria artika mengatakan...

NAMA SAYA: MRS MARIA ARTIKA
NEGARA: INDONESIA
KOTA: BATU MALANG JATIMMY
WHATSAPP: +62877-4316-8500
HIBAH PINJAMAN: Rp350.000.000,00
EMAIL SAYA: mariaartika27@gmail.com

Saya ingin memulai dengan berterima kasih kepada Tuhan atas anugerah kehidupan.
Nama saya MRS MARIA ARTIKA dan saya ingin berbagi cerita yang bagus tentang KARINA ROLAND LOAN COMPANY. Favorit, perusahaan yang mampu secara finansial membuat hidup saya berbalik.
Saya mengalami kesulitan keuangan selama beberapa waktu dan saya harus meminjam dari teman-teman saya karena saya berharap dapat melunasinya setelah menerima pembayaran saya.
Dan ketika menghadapi hidup saya berubah menjadi yang terburuk, saya dipecat dari pekerjaan dan saya kehilangan ibu saya beberapa bulan kemudian. Setelah ibu saya dimakamkan, teman-teman saya mulai meminta uang mereka kembali.
Tetapi kompilasi saya mengira hidup saya sudah berakhir, saya sebenarnya berusaha untuk melarikan diri, sekarang TUHAN menggunakan teman dan tetangga saya Bu Rini anggraeni yang membantu saya untuk menghubungi IBU KARINA yang mengatakan bahwa teman dari Indonesaia menghubungkannya dengan IBU KARINA, jadi saya menceritakan kisah saya kepada ibu, dia meminta dokumen yang saya tunjukkan dan sebelum saya menyadarinya permintaan pinjaman saya sebesar Rp350.000.000,00, sebelumnya saya telah meminta tiga perusahaan pinjaman online yang lebih baik untuk tidak membutuhkan bantuan positif, tetapi IBU KARINA ROLAND melalui pinjamannya perusahaan, KARINA ROLAND LOAN COMPANY telah mengubah hidup saya dan saya telah memutuskan sebelumnya bahwa saya akan terus membagikan cerita ini sehingga warga negara saya dapat mengambil manfaat darinya, berharap dapat meminjamkan pinjaman kepada orang yang terkena banjir. Proses persetujuan kredit saya telah selesai dan saya telah menerima surat persetujuan dari perusahaan yang menyetujui mengatakan ya harus memberikan bank saya. Saya menerima permintaan dari bank saya yang menyatakan bahwa rekening bank saya telah dikreditkan dengan jumlah pinjaman sebesar Rp350.000.000,00 yang saya minta. KARINA ROLAND LOAN COMPANY adalah satu-satunya pemberi pinjaman yang nyata dan tulus di seluruh dunia, jadi jangan ragu untuk menghubungi MOTHER KARINA di saluran ini. Anda dapat menghubungi perusahaan ini melalui atau email whatsapp: karinarolandloancompany@gmail.com, whatsapp +1585 708-3478, begitulah hidup saya berubah dan saya akan terus membagikan kabar baik agar semua orang dapat melihat dan menghubungi perusahaan baik yang mengubah hidup saya .
Anda juga dapat menghubungi saya jika Anda membutuhkan bantuan saya atau Anda ingin bertanya kepada saya tentang bagaimana saya mendapatkan pinjaman saya. Ini email saya: mariaartika27@gmail.com

PERUSAHAAN PINJAMAN ROLAND KARINA
HANYA WHATSAPP: +1585 708-3478
NAMA FACEBOOK: KARINA ELENA ROLAND
EMAIL: KARINAROLANDLOANCOMPANY@GMAIL.COM

HOT NEWS: TOLONG ISI SURVEY INI

OPEN SURVEY, please give your response

If you are a low level manager in the credit department, both in Cooperatives, Insurance, and Leasing. please take your time to fill out th...

POSTINGAN POPULER